Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa di awal tahun ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 19.800 unit, Namun, belum semua unit SPPG untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) itu beroperasional penuh.
Saat melakukan peninjauan ke SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (8/1), Dadan menyoroti lonjakan signifikan implementasi MBG. Ia menjelaskan bahwa pada 6 Januari 2025, program ini baru dimulai dengan 190 SPPG dan menjangkau 570 ribu penerima manfaat.
"Alhamdulillah di akhir tanggal 31 Desember 2025, jumlah SPPG telah bertambah menjadi 19.188 dengan jumlah penerima manfaat 55,1 juta. Hari ini sebetulnya jumlah SPPG sudah bertambah menjadi 19.800 tetapi yang melakukan kegiatan serempak itu 19.188," ujar Dadan.
Ia menambahkan, beberapa SPPG baru belum beroperasi karena proses mulai dari pembentukan unit hingga dana masuk ke rekening membutuhkan waktu sekitar 5–8 hari.
"Sehingga yang terbentuk di Januari itu akan mulai kegiatan akhirnya di sesi kedua," jelasnya.
Dadan menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi dan menjadi fondasi pembentukan sumber daya manusia berkualitas, mengingat gizi adalah kebutuhan dasar manusia. Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga pelajar dari SD hingga SMA.
"Selama satu tahun ini kita melihat satu kegiatan yang positif. Memang di sana sini masih ada kekurangan dan kami terus memperbaiki. Di tahun 2026 ini kita akan terus mengejar target 82,9 juta orang sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi akreditasi," tuturnya.
Sebelumnya, BGN mencatat telah memiliki 19.188 SPPG selama 2025 untuk mendukung pelaksanaan MBG. Sejak 8 Januari 2026, BGN kembali menjalankan Program MBG secara serentak, melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. (Ant/E-4)
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menyerukan agar mitra tidak lepas tanggung jawab terhadap pelaksanaan dapur SPPG
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) memastikan kesiapan industri pengolahan susu nasional dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang meminta SPPG membuat perjanjian tertulis dengan sekolah penerima manfaat terkait batas waktu konsumsi Makan Bergizi Gratis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved