Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Lirik Innal Habibal Musthofa Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Wisnu Arto Subari
07/1/2026 23:05
Lirik Innal Habibal Musthofa Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi.(Dok Istimewa)

Lirik Innal Habibal Musthofa merupakan salah satu qasidah atau sholawat yang sangat populer di kalangan umat Muslim Indonesia. Lantunan syair yang indah ini sering kali dibawakan dalam berbagai majelis taklim, acara keagamaan, hingga dipopulerkan kembali oleh penyanyi religi tanah air seperti Alfina Nindiyani, Ai Khodijah, hingga grup Sabyan Gambus.

Keindahan liriknya tidak hanya terletak pada melodinya yang menyejukkan hati, tetapi juga pada makna mendalam yang terkandung di dalamnya mengenai pujian dan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Membaca sholawat merupakan bentuk penghormatan seorang hamba kepada Rasulullah SAW, sekaligus harapan untuk mendapatkan syafaat beliau di hari akhir kelak. Innal Habibal Musthofa secara spesifik menggambarkan sifat-sifat mulia Nabi sebagai kekasih pilihan yang memiliki belas kasih dan kesetiaan. Bagi Anda yang ingin melantunkan atau menghafalkan syair ini, berikut adalah panduan lengkap teks Arab, Latin, serta terjemahannya.

Baca juga: Buka Rezeki, Baca Selawat Khidiriyah Ijazah dari para Kiai

Lirik Innal Habibal Musthofa Lengkap (Arab, Latin, dan Terjemahan)

Berikut adalah lirik lengkap dari sholawat Innal Habibal Musthofa yang disajikan secara utuh agar memudahkan Anda dalam membacanya:

إِنَّ الْحَبِيْبَ الْمُصْطَفَى
ذُوْ رَأْفَةٍ وَذُوْ وَفَا
وَذِكْرُهُ فِيْهِ الشِّفَا
إِذَا تَمَادَى بِالْعِلَل

Innal habibal musthofa
Dzu ro'fatin wa dzu wafa
Wa dzikruhu fihisy-syifa
Idza tamada bil 'ilal

Artinya: "Sesungguhnya Sang Kekasih Pilihan (Nabi Muhammad SAW), memiliki sifat belas kasihan dan menepati janji. Dan menyebut namanya adalah obat, bila penyakit itu melanda."


نِلْنَا بِهِ طُوْلَ الْمَدَى
نَصْرًا عَلَى كُلِّ الْعِدَا
يَسُرُّنَا أَنْ يُفْتَدَى
بِالرُّوْحِ مِنَّا وَالْمُقَل

Nilna bihi thulal mada
Nashron 'ala kullil 'ida
Yasurruna ay-yuftada
Bir-ruhi minna wal muqol

Artinya: "Kami memperoleh pertolongan karenanya (Nabi Muhammad) sepanjang masa, kemenangan atas semua musuh. Kami bahagia bila (beliau) ditebus dengan nyawa dan bola mata kami."


طَارَتْ لَهُ أَرْوَاحُنَا
دَامَتْ بِهِ أَفْرَاحُنَا
زَالَتْ بِهِ أَتْرَاحُنَا
فَهُوَ الرَّجَاءُ وَالْأَمَل

Thorot lahu arwahuna
Damat bihi afrohuna
Zalat bihi atrohuna
Fahuwar-roja-u wal amal

Artinya: "Ruh-ruh kami terbang kepadanya, kebahagiaan kami abadi bersamanya. Hilanglah kesusahan kami karenanya, dialah tumpuan harapan dan cita-cita."


أَوْرَدْتُ رَبِّي مُلْتَجِي
وَكُلَّ قَصْدِي أَرْتَجِي
فِي يَوْمِ حَشْرٍ مُزْعِجِ
عِنْدَ اشْتِدَادٍ وَالْوَجَل

Aurodtu robbi multaji
Wa kulla qoshdi artaji
Fi yaumi hasyrin muz'iji
'Indasy-tidadi wal wajal

Artinya: "Aku datang kepada Tuhanku seraya berlindung, dan segala tujuanku aku harapkan. Pada hari Mahsyar yang mencemaskan, ketika kesulitan dan ketakutan memuncak."


إِزْكَى صَلَاتِي لِلنَّبِي
وَالْآلِ وَالصَّحْبِ الْأَبِي
مَا دَارَ بَحْثُ الْمَطْلَبِ
لِلْعِلْمِ فِي أَهْلِ الْعِلَل

Azka sholati lin-nabi
Wal ali wash-shohbil abi
Ma daro bahtsul mathlabi
Lil 'ilmi fi ahlil 'ilal

Artinya: "Sholawatku yang paling suci untuk Sang Nabi, keluarga, dan para sahabat yang mulia. Selama pembahasan tuntutan ilmu masih berputar di kalangan ahli penyakit (hati/fisik)."

Baca juga: Bacaan Selawat Nariyah Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Makna Mendalam di Balik Syair Innal Habibal Musthofa

Setelah mengetahui lirik lengkapnya, penting bagi kita untuk merenungi makna yang terkandung di dalamnya. Syair ini bukan sekadar susunan kata yang indah, melainkan sebuah manifestasi kerinduan dan pengakuan akan kemuliaan Rasulullah SAW.

1. Nabi sebagai Obat Hati (Syifa)

Pada bait pertama disebutkan "Wa dzikruhu fihisy-syifa" yang berarti menyebut namanya adalah obat. Dalam konteks spiritual, memperbanyak sholawat dapat menjadi penawar bagi penyakit hati seperti kegelisahan, kesombongan, dan kekerasan hati. Mengingat Rasulullah SAW membawa ketenangan jiwa bagi orang-orang beriman.

Baca juga: Amalan Selawat agar Rasulullah Temui Kita saat Sakaratul Maut

2. Sifat Kasih Sayang dan Kesetiaan

Kalimat "Dzu ro'fatin wa dzu wafa" menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah pribadi yang penuh kasih sayang (Ra'uf) dan sangat menepati janji (Wafa). Sifat ini menjadi teladan utama bagi umat Muslim dalam menjalani kehidupan sosial bermasyarakat.

3. Harapan Syafaat

Syair ini juga menggambarkan ketergantungan umat kepada syafaat Nabi di hari kiamat kelak. Bait yang berbunyi "Fahuwar-roja-u wal amal" (Dialah tumpuan harapan dan cita-cita) menunjukkan bahwa selain memohon kepada Allah SWT, umat Islam berharap mendapat pertolongan Rasulullah di Padang Mahsyar.

Baca juga: Rezeki Lancar dengan Baca Amalan Selawat Nabi Ini

Keutamaan Membaca Sholawat

Membaca lirik Innal Habibal Musthofa dan melantunkannya sebagai sholawat harian memiliki banyak keutamaan. Allah SWT sendiri memerintahkan hamba-Nya untuk bersholawat kepada Nabi, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an Surat Al-Ahzab ayat 56.

Beberapa manfaat rutin mengamalkan sholawat antara lain:

  • Mendapat Rahmat Allah: Satu kali bersholawat, Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali rahmat.
  • Diangkat Derajatnya: Sholawat menjadi wasilah untuk meninggikan derajat seorang hamba di sisi-Nya.
  • Ketenangan Batin: Melantunkan pujian kepada kekasih Allah memberikan efek relaksasi spiritual yang kuat.

Baca juga: Selawat untuk Pemarah agar Menjadi Peramah

Demikianlah lirik Innal Habibal Musthofa lengkap dengan teks Arab, Latin, dan terjemahannya. Semoga dengan memahami maknanya, kecintaan kita kepada Rasulullah SAW semakin bertambah dan kita termasuk golongan yang mendapatkan syafaat beliau kelak. Aamiin.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya