Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Doa Ratib Al Haddad merupakan salah satu amalan zikir dan wirid yang sangat populer di kalangan umat Muslim, khususnya di Indonesia. Disusun oleh seorang ulama besar asal Hadramaut, Yaman, yakni Al-Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad, ratib ini memiliki kedudukan istimewa karena berisi kumpulan ayat-ayat Al-Qur'an dan doa-doa ma'tsur (yang diajarkan Nabi Muhammad SAW).
Membaca ratib ini secara rutin dipercaya dapat menjadi benteng spiritual, mendatangkan ketenangan hati, serta memohon perlindungan Allah SWT dari segala marabahaya.
Ratib Al Haddad disusun pada tahun 1071 Hijriah. Sejarah mencatat bahwa penyusunan wirid ini bermula dari permintaan para pemuka masyarakat di sebuah desa bernama Syibam, Yaman, kepada Al-Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad. Saat itu, wilayah mereka sedang menghadapi ancaman masuknya ajaran sesat.
Sang Imam kemudian menyusun ratib ini sebagai benteng akidah dan perlindungan bagi umat Islam. Seiring berjalannya waktu, pembacaan ratib ini menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk Nusantara, dan lazim dibaca di majelis-majelis taklim, pesantren, hingga rumah-rumah warga setelah shalat Maghrib atau Isya.
Baca juga: Bacaan Ratib Al-Athos Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Sebelum masuk ke bacaan lengkapnya, penting untuk memahami fadhilah atau keutamaan dari mengamalkan wirid ini. Beberapa keutamaan yang masyhur antara lain:
Baca juga: Teks Bacaan Ratib Al Haddad, Arab, Latin, dan Arti
Berikut adalah urutan bacaan Ratib Al Haddad yang disusun secara tertib. Disarankan untuk membacanya dalam keadaan suci (berwudhu) dan menghadap kiblat.
Ratib ini diawali dengan membaca Surat Al-Fatihah yang dihadiahkan kepada Rasulullah SAW, keluarga, sahabat, dan penyusun ratib ini.
Membaca ayat ke-255 dari Surat Al-Baqarah (Ayat Kursi):
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm, lā ta'khużuhū sinatuw wa lā naūm, lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi'iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min 'ilmihī illā bimā syā', wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ
Amanar-rasulu bima unzila ilaihi mir-rabbihi wal-mu'minun... (dst hingga akhir surat).
Baca juga: Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Arab, Latin, dan Arti
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa 'ala kulli syai-in qadir.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan puji-pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
Baca juga: 37 Surat dalam Juz Amma dengan Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallahi walhamdulillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar.
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
Baca juga: Doa dan Zikir Al-Matsurat Dibaca Pagi Petang
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيمِ
Subhanallahi wa bihamdihi subhanallahil 'adzim.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Rabbanaghfirlana wa tub 'alaina innaka antat-tawwabur rahim.
Artinya: "Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."
Baca juga: Doa Zikir setelah Salat Fardu Lima Waktu Arab, Latin, Terjemah
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad, Allahumma sholli 'alaihi wa sallim.
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A'udzu bikalimatillahit-tammati min syarri ma khalaq.
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan."
Baca juga: Doa Zikir Mudik agar Selamat dalam Perjalanan
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa la fis-sama-i wa huwas-sami'ul 'alim.
رَضِينَا بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا
Radhina billahi rabba, wa bil-islami dina, wa bi Muhammadin nabiyya.
Baca juga: Bacaan Doa Awal Bulan, Awal Tahun, dan Akhir Tahun
بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَالْخَيْرُ وَالشَّرُّ بِمَشِيئَةِ اللهِ
Bismillahi walhamdulillahi wal-khairu wasy-syarru bimashi-atillah.
يَا رَبَّنَا وَاعْفُ عَنَّا وَامْحُ الَّذِي كَانَ مِنَّا
Ya rabbana wa'fu 'anna wamhulladzi kana minna.
Baca juga: Doa Awal Bulan yang Dibaca Nabi dan Sahabat
يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، أَمِتْنَا عَلَى دِينِ الْإِسْلَامِ
Ya dzal-jalali wal-ikram, amitna 'ala dinil-islam.
يَا قَوِيُّ يَا مَتِينُ اكْفِ شَرَّ الظَّالِمِينَ
Ya qawiyyu ya matin, ikfi syarradz-dzalimin.
Baca juga: Doa Akhir dan Awal Tahun dalam Bahasa Arab, Latin, Terjemahan
أَصْلَحَ اللهُ أُمُورَ الْمُسْلِمِينَ، صَرَفَ اللهُ شَرَّ الْمُؤْذِينَ
Aslahallahu umurul muslimin, sharafallahu syarral mu'dzin.
يَا عَلِيُّ يَا كَبِيرُ، يَا عَلِيمُ يَا قَدِيرُ، يَا سَمِيعُ يَا بَصِيرُ، يَا لَطِيفُ يَا خَبِيرُ
Ya 'Aliyyu ya Kabir, ya 'Alimu ya Qadir, ya Sami'u ya Bashir, ya Latifu ya Khabir.
Baca juga: Doa Minta Rezeki Nabi Musa, Nabi Sulaiman, dan Nabi Isa
يَا فَارِجَ الْهَمِّ، يَا كَاشِفَ الْغَمِّ، يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ
Ya farijal hamm, ya kasyifal ghamm, ya man li'abdihi yaghfiru wa yarham.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبَّ الْبَرَايَا، أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنَ الْخَطَايَا
Astaghfirullah rabbal baraya, astaghfirullah minal khathaya.
Baca juga: Doa agar Hujan Berhenti sesuai Sunah Rasul
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
La ilaha illallah.
Baca juga: Surat Al-Falaq dan An-Nas Asbabun Nuzul, Pesan, Keutamaan, Tulisannya
Setelah tahlil, ditutup dengan membaca:
Demikianlah urutan lengkap bacaan doa Ratib Al Haddad. Dengan mengamalkannya secara rutin, insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT. Anda dapat membacanya sendiri atau berjamaah bersama keluarga di rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved