Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DEDIKASI dan kontribusi GP Ansor dalam meningkatkan swasembada pangan nasional 2025 mendapatkan apresiasi dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menerima langsung piagam penghargaan tersebut dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kab. Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).
Di bawah kepemimpinan Addin, GP Ansor bahu membahu menggerakkan aktivitas pangan melalui Banser Patriot Ketahanan Pangan. Gerakan ini mampu mendorong keterlibatan anak-anak muda di daerah untuk aktif dalam pembangunan ekonomi daerah melalui pangan.
“Secara garis besar, ide ini dicetuskan pada hari lahir Ansor ke-91 di Banyumas dan secara solid digerakkan melalui 100.000 Banser Patriot Ketahanan Pangan. Sebagai bagian dari masyarakat yang tumbuh di desa-desa, sawah adalah halaman kader. Melalui gerakan ini, kami melihat keterlibatan anak muda dalam bidang pangan untuk membantu pembangunan ekonomi daerah kian meningkat,” kata Addin.
Bahkan menurutnya, dengan aktif di bidang pangan, kader juga dapat merasakan dampak ekonomisnya, baik untuk kesejahteraan kader atau juga menciptakan lapangan pekerjaan di lingkup desa.
“Hampir di daerah-daerah mempunyai struktur Patriot Ketahanan Pangan. Selain beras atau padi, mereka bergerak di bidang pagan sesuai varietas lokal masing-masing. Dan sekarang, juga melebarkan sayap gerakan di peternakan ayam broiler, seperti yang dilakukan di Subang kemarin. Upaya yang juga kami orientasikan menciptakan lapangan pekerjaan,” lanjutnya.
Mengenai penghargaan, Addin berterima kasih kepada Presiden Bapak Prabowo Subianto dan juga Menteri Pertanian RI Bapak Amran Sulaiman. Pengakuan Addin, keduanya adalah pemimpin yang menunjukkan kepedulian besar terhadap swasembada pangan.
“Juga kami sampaikan kepada seluruh kader Ansor Banser, bahwa penghargaan ini adalah apresiasi negara dan pemerintah Indonesia untuk segala niat baik kita mendukung swasembada pangan nasional,” tuturnya.
Addin menegaskan agar penghargaan ini tidak mudah menjadikan kader jumawa. Tapi pijakan untuk memberikan hal luar biasa lagi dalam meningkatkan produksi pangan.
“Ini motivasi, harus kita jadikan energi untuk berbuat lebih kepada masyarakat di daerah, termasuk mendukung penuh program pemerintah di bidang pangan,” pungkasnya. (Cah/P-3)
Di Washington DC, Presiden Prabowo tegaskan kepastian hukum dan tata kelola. Investor global apresiasi, minat investasi ke RI meningkat.
Presiden Prabowo Subianto pikat 12 raksasa investasi dunia di Washington D.C. Cek daftar bos BlackRock, KKR, hingga Warburg Pincus yang siap masuk ke Indonesia.
Presiden Prabowo bertemu pemilik Chelsea Todd Boehly di Washington DC. Hasilnya, Chelsea dan LA Lakers dijadwalkan akan menggelar pertandingan di Indonesia.
DIPLOMASI ekonomi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto membuahkan hasil sebanyak 53 kelompok komoditas pertanian Indonesia dan turunannya resmi dibebaskan dari tarif bea masuk
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
Asprindo menyiapkan proyek kedua Kampung Industri sektor pertanian di Sukoharjo, dimulai dari Desa Melur dengan pengembangan beras organik untuk dorong ekonomi lokal dan swasembada pangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyebut pemerintahannya telah sukses mencapai stok beras tertinggi dalam sejarah. Ia mengatakan hal itu sebagai capaian bersejarah di sektor pangan.
Ancaman serius ini datang dari wereng batang cokelat (WBC) dan penyakit virus kerdil padi. Keduanya merupakan momok bagi petani yang dapat memicu kegagalan panen secara masif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved