Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN manis adalah jenis minuman yang mengandung gula tambahan atau pemanis dalam jumlah tinggi, baik dari gula pasir, sirup, fruktosa, maupun pemanis buatan, sehingga rasanya dominan manis.
Minuman manis umumnya tinggi kalori tetapi rendah nutrisi, sehingga jika sering dikonsumsi dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti meningkatkan risiko diabetes, obesitas, gigi berlubang, dan penyakit jantung.
Kandungan gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan resistensi insulin.
Kalori cair dari minuman manis mudah masuk tanpa membuat kenyang.
Gula menjadi makanan bakteri penyebab gigi berlubang dan plak.
Konsumsi gula berlebihan berhubungan dengan tekanan darah tinggi dan kolesterol jahat.
Gula berlebih disimpan sebagai lemak, terutama di area perut.
Fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat dan membebani ginjal.
Hati memproses fruktosa, dan kelebihan gula bisa menyebabkan fatty liver.
Kadar gula tinggi dapat melemahkan sistem imun.
Gula memicu rasa ingin terus mengonsumsi minuman manis.
Minuman manis berlebih dapat menyebabkan kembung dan diare.
Konsumsi jangka panjang meningkatkan risiko berbagai penyakit serius.
Untuk lebih sehat, gantilah minuman manis dengan air putih, air infused buah, atau teh tanpa gula untuk menjaga kesehatan tubuh. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang dalam memilih menu berbuka puasa selama bulan Ramadan 2026.
Terdapat kecenderungan masyarakat memilih makanan dan minuman manis saat berbuka puasa sebagai upaya mengembalikan kadar gula darah yang menurun setelah berpuasa seharian.
Berbagai hidangan takjil yang tinggi kandungan gula justru dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis dalam waktu singkat.
Minuman manis umumnya tinggi kalori tetapi rendah nutrisi, sehingga jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti diabetes, obesitas, kerusakan gigi
Minuman berenergi menjadi sorotan utama setelah sebuah studi kasus di Inggris mengungkapkan hubungan antara konsumsi berlebihan dan stroke ringan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved