Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 5 Januari 2026. Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia Barat Daya Lampung. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot (65 km/jam) dengan pergerakan ke arah tenggara.
Potensi Bibit Siklon 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan berada dalam kategori Sedang hingga Tinggi. Sementara itu, sirkulasi siklonik juga terpantau di Laut Cina Selatan, Samudra Hindia Barat Aceh, dan Samudra Hindia Utara Papua.
Fenomena ini membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat serta cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai di berbagai wilayah Indonesia.
Wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak secara signifikan meliputi sebagian besar wilayah Indonesia, dengan fokus kewaspadaan tingkat tinggi untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di:
* Maluku Utara
* Maluku
* Berawan/Berawan Tebal: Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, dan Bengkulu.
* Potensi Hujan Ringan: Medan, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung.
* Waspada Potensi Hujan Petir: Jambi dan Palembang.
* Potensi Hujan Ringan: Sebagian besar wilayah Jawa.
* Potensi Hujan Sedang: Semarang.
* Waspada Potensi Hujan Petir: Surabaya.
* Berawan: Mataram.
* Potensi Hujan Ringan: Denpasar.
* Waspada Potensi Hujan Petir: Kupang.
* Potensi Hujan Ringan: Sebagian besar wilayah Kalimantan.
* Potensi Hujan Ringan: Palu, Gorontalo, dan Makassar.
* Potensi Hujan Sedang: Mamuju dan Manado.
* Waspada Potensi Hujan Petir: Kendari.
* Berawan: Ambon.
* Potensi Hujan Ringan: Sorong, Manokwari, dan Jayapura.
* Potensi Hujan Sedang: Ternate, Nabire, dan Jayawijaya.
* Waspada Potensi Hujan Petir: Merauke.
BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan potensi awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan sirkulasi siklonik tersebut. Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui website resmi bmkg.go.id atau melalui media sosial di @infobmkg. Sumber: Youtube BMKG
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimumĀ 978 hPa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved