Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM hujan dan bencana banjir membawa risiko kesehatan yang signifikan bagi masyarakat, salah satunya adalah meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Praktisi kesehatan sekaligus Dokter Spesialis Paru dari Universitas Indonesia, dr. Erlina Burhan, Sp.P(K), mengingatkan bahwa langkah pencegahan yang sederhana namun efektif sangat diperlukan untuk meminimalisir risiko tersebut.
Menurut Erlina, perubahan suhu, kelembapan yang tinggi, serta kondisi tubuh yang basah setelah beraktivitas di luar ruangan menjadi pemicu utama menurunnya daya tahan tubuh. Selain itu, kondisi lingkungan pascabanjir juga menjadi faktor risiko yang tidak bisa disepelekan.
“Musim hujan dan banjir meningkatkan risiko gangguan pernapasan karena lingkungan yang lembap dapat memicu pertumbuhan jamur, sementara air banjir yang tercampur limbah dapat meninggalkan debu mikroskopis yang mengiritasi saluran napas. Perubahan suhu dan kelembapan juga membuat virus seperti influenza dan RSV bertahan hidup lebih lama,” kata Erlina, dikutip Kamis (18/12).
Untuk menghadapi tantangan lingkungan tersebut, dr. Erlina menyarankan beberapa langkah proteksi diri:
Bagi warga yang terpaksa tinggal di posko pengungsian yang padat, Erlina menekankan pentingnya menjaga jarak fisik untuk mencegah percepatan penularan penyakit di area tersebut.
Pencegahan dari dalam juga tidak kalah penting. Menjaga pola hidup sehat melalui tidur yang cukup, hidrasi yang baik, serta konsumsi makanan bergizi menjadi fondasi utama. Terkait konsumsi vitamin, dr. Erlina menyebutnya sebagai faktor pendukung saja.
“Pencegahan ISPA tetap membutuhkan langkah lain seperti menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker di lingkungan padat atau berdebu, memastikan ventilasi ruangan baik, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, serta menjaga pola hidup sehat melalui tidur cukup, hidrasi yang baik, dan makanan bergizi,” jelasnya.
Masyarakat juga diminta waspada terhadap gejala ISPA seperti demam tinggi, batuk berat, pilek, sakit tenggorokan, hingga sesak napas. Jika gejala memburuk—terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia—pemeriksaan medis harus segera dilakukan.
Penanganan dini sangat krusial mengingat akses layanan kesehatan sering kali terhambat saat kondisi banjir. (Ant/Z-1)
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Menunda membersihkan sepeda motor usai kehujanan dapat memicu timbulnya jamur hingga korosi pada bagian-bagian vital.
Pengecekan telah dilakukan secara menyeluruh terhadap kesiapan pompa stasioner maupun cadangan di titik-titik rawan.
Penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Senin, 12 Januari 2026. Waspada potensi hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jaktim.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
AKIBAT terdampak banjir, KAI Daop 8 Surabaya menerapkan rekayasa operasi perjalanan kereta api, salah satunya dengan kembali membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh hari ini.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved