Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda, dalam menyukseskan program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan di provinsi tersebut.
"Saya merasa senang, karena program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran telah berjalan dengan baik di Maluku Utara dan seluruh program yang telah dilaksanakan benar-benar bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan, sejalan dengan visi nasional pendidikan bermutu untuk semua," kata Mendikdasmen di Ternate, kemarin pada acara Silaturahim Mendikdasmen bersama Pendidik SMA/SMK/SLB se-Malut, yang diadakan hybrid berpusat di SMAN 4 Ternate.
"Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga transformasi keterampilan dan nilai. Ini menyangkut peradaban bangsa, kualitas kompetensi, dan kesejahteraan guru," ujar Abdul Mu’ti.
Ia menekankan pentingnya penguatan karakter, pembelajaran mendalam (deep learning), serta langkah-langkah solutif dalam menghadapi tantangan rendahnya capaian literasi global dan tingginya paparan konten digital yang tidak edukatif pada anak.
JAWAB PERHATIAN
Gubernur Sherly mengajak seluruh guru dan tenaga pendidik untuk menjawab perhatian besar ini dengan komitmen, integritas, dan inovasi pembelajaran. "Mari kita jadikan sekolah sebagai pusat pembentukan karakter dan akhlak. Pemerintah Provinsi akan terus mendampingi dan memastikan tidak ada satu pun sekolah di Maluku Utara yang tertinggal," ujarnya.
Acara silaturahim ini menjadi penegasan kuat sinergi Pemerintah Pusat dan Pemprov Malut dalam membangun pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan bagi seluruh anak bangsa. Gubernur Sherly mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran revitalisasi pendidikan sebesar Rp92,035 miliar untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. "Revitalisasi ini bukan hanya soal bangunan, tetapi soal tanggung jawab kita bersama menjaga kualitas dan keberlanjutan pendidikan," kata Gubernur Sherly di Ternate, kemarin.
Ia mengemukakan perhatian Pemerintah Pusat terhadap Malut di bidang pendidikan sangat besar dan belum pernah terjadi sebelumnya. Sebanyak 35 SMA menerima anggaran revitalisasi dengan total Rp36,45 miliar, 33 SMK (Rp48,83 miliar), serta 7 SLB (Rp6,75 miliar).
Di Malut, tidak ada pungutan uang sekolah maupun uang komite, sehingga pendidikan benar-benar gratis dan inklusif. Selain itu, Pemprov Malut terus mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Pada 2026, direncanakan peningkatan dukungan bagi guru honorer, pemberian beasiswa, serta penguatan kapasitas melalui uji kompetensi dan penilaian berkelanjutan. (H-1)
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
BELUM lama ini, pemerintah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Mu’ti berpesan untuk melahirkan generasi yang unggul perlu tekun, sabar, mendidik anak-anak menjadi generasi yang taat melaksanakan salat.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mikraj untuk membangun karakter generasi bangsa yang unggul.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pagi Ceria dan Upacara Bendera pada Hari Pertama Semester Genap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved