Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

JSTO 2025: Hadirkan Bidang Lomba Informatika Pertama di Tingkat SMP

Basuki Eka Purnama
09/12/2025 11:27
JSTO 2025: Hadirkan Bidang Lomba Informatika Pertama di Tingkat SMP
Salah satu sekolah yang sedang mengerjakan seleksi tahap regional JSTO(MI/HO)

NATIONAL Junior Science Technology Olympiad (JSTO) 2025, kompetisi sains teknologi tingkat nasional ini diperuntukkan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat di seluruh Indonesia digelar pada Senin (8/12)..

Pada gelaran perdananya, JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia. Mereka berkompetisi dalam tiga bidang utama: Matematika, Sains, dan Informatika, dengan tingkat kompleksitas soal yang setara dengan kontestasi Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Fokus pada Computational Thinking

Salah satu inovasi penting dalam JSTO adalah penetapan bidang lomba Informatika. Langkah ini menjadikan JSTO sebagai satu-satunya kompetisi nasional pertama di tingkat SMP dan sederajat yang secara khusus menempatkan kompetisi kemampuan computational thinking.

Lomba ini bertujuan untuk menyiapkan generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan global, serta menguatkan kemampuan berpikir logis dan problem-solving.

SMA Unggulan Rushd, selaku penyelenggara JSTO, melihat hal ini sebagai fondasi penting untuk membangun STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sejak dini, yang merupakan motor penggerak utama inovasi bangsa.

Antusiasme peserta pun terlihat pada pilihan bidang lomba: 40,8% peserta mendaftar pada Matematika, diikuti Sains (39,2%), dan Informatika (18,2%).

Antusiasme Regional dan Jadwal Kompetisi

Antusiasme peserta datang dari seluruh Indonesia. Provinsi Jawa Barat memimpin dengan jumlah peserta terbanyak, mencapai 1.139 siswa, disusul oleh Jawa Tengah (606 siswa), Jawa Timur (560 siswa), dan DKI Jakarta (412 siswa).

Terkait demografi usia, data menunjukkan adanya ambisi akademik yang tinggi sejak dini: 71% pendaftar berusia 13-14 tahun, namun sekitar 15% pendaftar berusia di bawah 13 tahun. 

Selain memperebutkan gelar juara, para finalis juga berkesempatan memenangkan beasiswa dari SMA Unggulan Rushd dan hadiah uang tunai.

Kompetisi ini diselenggarakan dalam tiga tahapan ketat:

  • Seleksi Regional: Sudah dilaksanakan pada 6-7 Desember 2025.
  • Seleksi Nasional: Akan diselenggarakan pada 13-14 Desember 2025.
  • Grand Final: Dijadwalkan berlangsung di SMA Unggulan Rushd pada 4-5 Januari 2026.

Visi Penerapan Ilmu dan Kemitraan Strategis

Menurut Kepala Sekolah SMA Unggulan Rushd Eko Sugiyanto, JSTO adalah bagian dari misi sekolah untuk meningkatkan *exposure* anak terhadap ilmu terapan, bukan hanya teori kelas.

“SMA Unggulan Rushd melihat JSTO sebagai ajang kompetisi sehat yang suportif, tempat siswa dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, problem-solving, dan literasi sains sebagai fondasi masa depan. Rushd percaya bahwa Matematika, Sains, dan Informatika bukan hanya ilmu kompetisi, tetapi ilmu terapan, dasar dari inovasi teknologi, ekonomi, dan pembangunan nasional,” jelas Eko.

Elfino Sitompu, CEO Algobash, partner penyelenggaraan, menyambut baik kerja sama ini. 

“Kerja sama dengan SMA Unggulan Rushd untuk menyelenggarakan JSTO menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperluas akses kompetisi berkualitas nasional. Melalui platform asesmen Algobash, siswa SMP dan sederajat dari seluruh Indonesia dapat berkompetisi secara adil dan terstandarisasi,” ujarnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik