Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
AKTRIS Korea Selatan Go Min Si akhirnya buka suara setelah tiga bulan bungkam terkait tuduhan perundungan di sekolah. Melalui unggahan Instagram pribadinya pada Rabu (28/8/2025), Go Min Si membantah keras pernah melakukan kekerasan saat duduk di bangku SMP.
Dalam pernyataannya, aktris berusia 29 tahun ini menegaskan dirinya memang pernah menjadi siswi nakal, namun tidak pernah melakukan perundungan.
“Saya sadar pernah menjadi murid yang tidak dewasa. Tapi saya bersumpah dengan tulus, saya tidak pernah melakukan tindak kekerasan di sekolah,” tulis Go Min Si.
Ia juga menambahkan bahwa isu bullying di sekolah adalah masalah serius yang perlu ditangani, tetapi tidak boleh dijadikan senjata untuk menjatuhkan orang lain.
Go Min Si mengaku hidup dalam tekanan selama penyelidikan berlangsung.
“Selama menunggu hasil penyelidikan, saya harus menekan perasaan tidak enak ini setiap hari. Saya merasa perlu menyampaikan posisi saya, terutama untuk orang-orang yang sabar menunggu penjelasan dari saya,” ungkapnya.
Menurutnya, penyalahgunaan isu perundungan justru bisa mengaburkan perhatian dari korban nyata.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang anonim di komunitas online yang mengaku sebagai korban perundungan Go Min Si. Hingga kini, pihak kepolisian Korea masih mendalami klaim tersebut.
Ini bukan pertama kalinya Go Min Si terseret kontroversi. Pada 2021, ia menuai kritik setelah fotonya saat minum alkohol di bawah umur tersebar. Kala itu, ia mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Pada Juni 2025, Go Min Si juga dikabarkan dicoret dari drama Grand Galaxy Hotel akibat kontroversi bullying yang menyeret namanya. Meski begitu, ia masih aktif di dunia hiburan dan kini tengah menjalani syuting serial Netflix terbaru, Sweet Part-Time Job.
Meski diterpa isu perundungan, banyak penggemar tetap memberi dukungan pada Go Min Si. Warganet berharap publik tidak buru-buru menghakimi sebelum ada keputusan resmi dari pihak berwenang.
“Betapa kejamnya ketika seseorang bisa dengan mudah merusak hidup orang lain di internet, hanya dengan asumsi tanpa peduli pada fakta. Kebenaran pada akhirnya akan terungkap,” tambah Go Min Si. (Allkpop/Z-10)
Film yang tayang sebanyak 12 episode ini diperankan oleh Go Min-si sebagai Kim Myung-hee, Lee Dohyun sebagai Hwang Hee-tae, Lee Sang-yi sebagai Lee Suchan
Adapun rata-rata laporan kasus kekerasan perempuan dan anak mencapai 47 kasus per bulan selama Januari-Mei 2025.
Melalui ToT Program Tagar Ayo Balas Baik, diharapkan lahir 20 fasilitator baru yang siap menjadi agen perubahan dalam mengampanyekan budaya antikekerasan di dunia pendidikan.
Praktik kekerasan dialami terutama oleh 10-15% murid di Indonesia.
Kasus kekerasan paling banyak terjadi di sekolah sekitar 64%. Sementara di lembaga pendidikan berbasis agama ditemukan 36% kasus.
Keluarga memiliki peranan sangat penting untuk dapat meminimalisasi potensi seseorang menjadi korban KBGO.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved