Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
JARINGAN Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) melakukan pemantauan terhadap kasus kekerasan yang ada di lembaga pendidikan baik di sekolah, madrasah, maupun pesantren. Data yang diterima selama 2024 ada 573 kasus kekerasan.
"Awalnya sedikit yang melapor. Namun karena keluar Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 sehingga masyarakat berani melapor, mengungkap, atau spek up. Data 2003 ke 2004 lonjakannya sampai lebih dari 100 persen. Pada 2023 dilaporkan 285 kasus yang diterima, tetapi sampai akhir tahun ini sudah 573 kasus. Artinya peningkatannya bisa sampai lebih dari 100 persen," kata Koordinator JPPI Ubaid Matraji dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Jumat (27/12).
Pemantauan kasus dilakukan melalui berita-berita kasus kekerasan di media massa yang diberitakan oleh koran, daring, dan seterusnya. Kemudian JPPI juga membuka kanal pengaduan di Instagram, dan website.
"Jadi dari 3 kanal ini kemudian kita tarik sebuah kesimpulan bagaimana fenomena yang terjadi di 2024," ujarnya.
Ia menyebut kasus kekerasan di lembaga pendidikan belum pernah mengalami penurunan, justru dari tahun ke tahun mengalami menanjak.
Adapun kekerasan yang terjadi sering kali terjadi lingkungan sekolah dan pesantren. Data menunjukkan, kasus kekerasan paling banyak terjadi di sekolah sekitar 64%. Sementara di lembaga pendidikan berbasis agama ditemukan 36% kasus kekerasan, dengan rincian di madrasah 16% dan pesantren 20%.
"Ini catatannya justru malah jumlah kasus kekerasan di pesantren lebih tinggi daripada kasus yang ada di madrasah. Padahal mestinya sekolah yang memiliki asrama seperti pesantren pengawasannya 24 jam, tapi nyatanya lebih rawan terjadinya kasus-kasus kekerasan," ungkapnya.
"Sehingga ini menjadi penting di level kebijakan baik di Kementerian Agama maupun di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," sambungnya.
Selanjutnya, locus kejadian kekerasan yang di dalam sekolah atau di dalam madrasah, kemudian di luar sekolah berarti di luar pagar sekolah atau madrasah dan yang warna hijau itu adalah di dalam pesantren atau di dalam sekolah yang punya asrama.
"Jadi ternyata mayoritas kejadian kekerasan di sekolah itu terjadi di dalam sekolah, bukan di luar sekolah, jumlahnya 58%. Kejadian kekerasan itu bukan di luar sekolah, bukan di luar pesantren, tetapi di dalam sekolah," paparnya.
Sehingga sangat disayangkan sekolah berasrama bahkan pesantren kejadian di dalam asrama atau di dalam pesantren jumlahnya 15%. Yang seharusnya pengawasannya itu 24 jam, justru luput dari pengawasan. (H-2)
JARINGAN Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengecam keras atas viralnya insiden kekerasan di sekolah yang dialami siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, yang melibatkan oknum guru.
Implementasi regulasi sebelumnya dinilai belum optimal karena struktur pelaksanaannya masih terlalu birokratis.
Hadrian menyerukan agar semua pemangku kepentingan pendidikan mulai dari Kemendikdasmen, DPR, KPAI, pemerintah daerah, hingga orang tua bersinergi mencari solusi jangka panjang.
Perhimpunan Pendidik dan Guru (P2G) Satriawan Salim menegaskan siswa merokok dan guru melakukan kekerasan di sekolah tak bisa dinormalisasi. Hal itu terkait kasus Kepala Sekolah SMA 1 Cimarga
Gubernur Banten diminta agar tidak terburu-buru menonaktifkan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Pitria, yang diduga melakukan kekerasan kepada siswa yang merokok.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Child grooming dan pedofilia sering disamakan. Psikolog menjelaskan perbedaannya serta bahaya serius yang mengancam keselamatan anak.
Julio Iglesias dituduh melakukan kekerasan seksual dan perdagangan manusia oleh dua mantan karyawannya. Kasus ini kini dalam penyelidikan yudisial Spanyol.
Polisi masih terus memburu AJ, tersangka kasus kekerasan seksual yang terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara
Kekerasan terhadap perempuan ini, selain pelanggaran hak asasi manusia, berdampak pula pada berbagai aspek kehidupan perempuan, dan sangat kompleks.
AKTRIS Helsi Herlinda dikenal dengan peran antagonis selama dua dekade. Kali ini, Helsi bertransformasi total menjadi karakter protagonis yang menderita dalam film Nia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved