Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GULA adalah zat pemanis yang termasuk dalam kelompok karbohidrat sederhana dan berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh.
Gula dapat ditemukan secara alami pada makanan seperti buah, sayur, dan susu, maupun ditambahkan ke berbagai produk olahan sebagai gula tambahan.
Gula adalah bahan bakar utama sel. Kekurangannya membuat tubuh cepat capek meski aktivitas ringan.
Otak sangat bergantung pada glukosa. Kekurangan gula bisa memicu pusing, pandangan buram, hingga sulit fokus.
Gula rendah bisa menyebabkan mood swing, mudah marah, dan tidak stabil secara emosional.
Saat gula darah turun drastis, tubuh merespons dengan gemetar karena sistem saraf kekurangan energi.
Kurangnya glukosa membuat otak bekerja tidak optimal, sehingga sulit berpikir jernih.
Hipoglikemia memicu pelepasan adrenalin sehingga jantung berdebar lebih cepat.
Tubuh mengirim sinyal rasa lapar kuat ketika cadangan gula habis.
Reaksi tubuh untuk mengatasi gula rendah sering memunculkan gejala keringat dingin.
Gula darah rendah bisa memicu gejala mirip serangan panik seperti gugup, gelisah, dan cemas.
Gula darah yang terlalu rendah di malam hari dapat mengganggu pola tidur.
Jika gula darah sangat rendah, tubuh bisa kehilangan kesadaran dan pingsan.
Gula adalah salah satu sumber energi utama bagi tubuh, terutama untuk otak dan aktivitas fisik. Jika tubuh kekurangan gula, berbagai gangguan bisa muncul. (Z-4)
Sumber: alodokter, herminahospitals
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah memastikan pasokan gula konsumsi berada pada level aman.
Riset menemukan konsumsi fruktosa dapat memicu sel imun bereaksi lebih kuat terhadap racun bakteri, meningkatkan risiko peradangan bahkan pada orang sehat.
Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, resmi ditutup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved