Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

11 Bahaya Kurang Konsumsi Gula

Reynaldi Andrian Pamungkas
08/12/2025 20:00
11 Bahaya Kurang Konsumsi Gula
Berikut Bahaya Kurang Konsumsi Gula(freepik)

GULA adalah zat pemanis yang termasuk dalam kelompok karbohidrat sederhana dan berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh.

Gula dapat ditemukan secara alami pada makanan seperti buah, sayur, dan susu, maupun ditambahkan ke berbagai produk olahan sebagai gula tambahan.

Berikut 11 Bahaya Kurang Konsumsi Gula

1. Mudah Lelah dan Lemah

Gula adalah bahan bakar utama sel. Kekurangannya membuat tubuh cepat capek meski aktivitas ringan.

2. Kepala Pusing

Otak sangat bergantung pada glukosa. Kekurangan gula bisa memicu pusing, pandangan buram, hingga sulit fokus.

3. Emosi Tidak Stabil

Gula rendah bisa menyebabkan mood swing, mudah marah, dan tidak stabil secara emosional.

4. Tremor atau Tangan Gemetar

Saat gula darah turun drastis, tubuh merespons dengan gemetar karena sistem saraf kekurangan energi.

5. Konsentrasi Menurun

Kurangnya glukosa membuat otak bekerja tidak optimal, sehingga sulit berpikir jernih.

6. Jantung Berdebar

Hipoglikemia memicu pelepasan adrenalin sehingga jantung berdebar lebih cepat.

7. Kelaparan Berlebihan

Tubuh mengirim sinyal rasa lapar kuat ketika cadangan gula habis.

8. Keringat Dingin

Reaksi tubuh untuk mengatasi gula rendah sering memunculkan gejala keringat dingin.

9. Mudah Cemas

Gula darah rendah bisa memicu gejala mirip serangan panik seperti gugup, gelisah, dan cemas.

10. Gangguan Tidur

Gula darah yang terlalu rendah di malam hari dapat mengganggu pola tidur.

11. Risiko Pingsan

Jika gula darah sangat rendah, tubuh bisa kehilangan kesadaran dan pingsan.

Gula adalah salah satu sumber energi utama bagi tubuh, terutama untuk otak dan aktivitas fisik. Jika tubuh kekurangan gula, berbagai gangguan bisa muncul. (Z-4)

Sumber: alodokter, herminahospitals



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik