Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dilakukan oleh otot-otot secara sadar atau tidak sadar yang menghabiskan energi.
Aktivitas ini bisa ringan, sedang, atau berat, dan mencakup semua gerakan sehari-hari maupun olahraga terstruktur.
Kurangnya gerak membuat kalori tidak terbakar, sehingga risiko penumpukan lemak dan obesitas meningkat.
Aktivitas fisik membantu sirkulasi darah dan menjaga tekanan darahn kurang bergerak meningkatkan risiko penyakit jantung.
Kurangnya olahraga membuat pembuluh darah kurang elastis dan tekanan darah cenderung naik.
Gerakan rutin membantu tubuh mengatur gula darahn kurang aktivitas meningkatkan risiko resistensi insulin.
Otot dan tulang membutuhkan stimulasi dari aktivitas fisik agar tetap kuat. Kurang gerak bisa menyebabkan osteoporosis dan kelemahan otot.
Kurang aktivitas menyebabkan otot stabilisator melemah sehingga risiko jatuh atau cedera meningkat, terutama pada lansia.
Kurang gerak dapat menyebabkan sirkulasi darah lambat, pembengkakan, atau bahkan pembekuan darah.
Olahraga membantu otak melepaskan endorfin. Kurang aktivitas fisik bisa meningkatkan stres, kecemasan, dan depresi.
Tubuh yang jarang bergerak lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.
Kurangnya aktivitas memengaruhi metabolisme dan pergerakan usus, sehingga risiko sembelit meningkat.
Kurang gerak dapat menyebabkan tidur tidak nyenyak atau susah tidur.
Penelitian menunjukkan orang yang jarang bergerak memiliki risiko kematian dini lebih tinggi dibanding yang rutin berolahraga.
Dengan aktivitas fisik, maka bisa meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, menguatkan otot dan tulang, membantu mengontrol berat badan, meningkatkan kesehatan mental dan mood, serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas. (Z-4)
Sumber: alodokter, prudential
Aktivitas fisik tetap menjadi komponen penting dalam menjaga kebugaran. Namun, pilihan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik masing-masing individu.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Riset terbaru mengungkap kurang aktivitas fisik selama bertahun-tahun meninggalkan jejak stres biologis pada tubuh saat mencapai usia paruh baya.
Momen istimewa ini sekaligus menandai peluncuran dua lini produk unggulan terbaru dari Cimory yakni Cimory Milk No Added Sugar dan Cimory Yogurt Drink No Added Sugar:
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Peneliti Swedia mengungkap bahwa kebugaran mulai merosot di usia 35 tahun. Kabar baiknya, memulai olahraga di usia dewasa masih bisa meningkatkan kapasitas fisik hingga 10%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved