Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

12 Perusahaan di Sumut Terindikasi Picu Banjir, Kemenhut Segera Ambil Tindakan

M Iqbal Al Machmudi
04/12/2025 19:17
12 Perusahaan di Sumut Terindikasi Picu Banjir, Kemenhut Segera Ambil Tindakan
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni berdiri di atas tumpukan kayu yang hanyut saat meninjau proses pencarian korban banjir bandang.(Antara)

MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan (Gakkum Kemenhut) telah melakukan inventarisasi subjek hukum yang terindikasi berkontribusi terhadap bencana banjir longsor di Pulau Sumatra.

"Gakkum Kemenhut untuk sementara telah menemukan indikasi pelanggaran di 12 lokasi subjek hukum, 12 perusahaan di Sumatra Utara, dan pendekatan hukum terhadap 12 subjek hukum tersebut akan segera dilakukan," kata Raja Juli  dalam rapat kerja di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).

"Gakkum kami sedang ada di lapangan dan Insya Allah nanti akan segera kami laporkan kepada Komisi IV DPR RI dan juga kepada publik hasil dari lebih kurang 12 lokasi atau subjek hukum ini," sambungnya.

Saat ini Kemenhut telah melakukan susur sungai melalui drone untuk memantau jalur Daerah Alur Sungai (DAS) terdampak yang dilewati material kayu tersebut. 

Nanti bisa kalau dilihat gambarnya, kita coba susuri di mana terjadi longsor, di mana kemungkinan kayu itu berasal, ini juga akan menjadi data pendukung awal untuk kemudian kita mencari di mana sebenarnya asal kayu tersebut.

Identifikasi kayu otomatis atau AICO juga digunakan sebagai alat investigasi dan pendekatan mengetahui jenis kayu, penampakan fisik kayu, hingga penampakan tanda-tanda bekas perlakuan manusia terhadap kayu.

"Sehingga ketahuan apakah ini ditebas atau didorong pakai bulldozer. Kemudian data ini menjadi salah satu bagian investigasi yang akan kami tindak lanjuti bersama Polri dan Satgas PKH untuk membuka kepada publik sejujur-jujurnya, seluas-luasnya, transparan dari mana kayu-kayu ini berasal," jelasnya.

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyebut sejak bulan Juni 2025, Kementerian Kehutanan telah melakukan upaya pendekatan hukum di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Berapa di antaranya mengungkap dan mengamankan penembangan pohon tidak sah.

Kemudian menangkap dan segera menyidangkan tersangka Pursat Koridor Satwa Pesangan Aceh dengan barang bukti sebanyak 28 kayu bulat ilegal olahan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya