Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN yang terbaik harus bisa didapatkan seluruh anak Indonesia, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti pun menyampaikan, dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Sleman, Rabu (3/12), Kemendikdasmen terus berupaya menghadirkan pendidikan yang inklusif yang lebih baik.
"Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) agar dapat memperoleh hak-hak mereka," kata dia. ABK, tegas dia, adalah bagian dari masyarakat kita sehingga harus kita pandu dan dampingi bersama-sama untuk mencapai cita-cita mereka yang sangat mulia.
Pertama, kata dia, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)SPMB mulai 2025 memiliki jalur khusus untuk calon peserta didik disabilitas, yakni jalur afirmasi. Dengan adanya jalur afirmasi, peluang dan kesempatan secara khusus diberikan kepada anak dari keluarga dengan ekonomi kurang mampu dan ABK.
"Kita membuat kebijakan bahwa semaksimal mungkin sekolah-sekolah harus menerima anak-anak berkebutuhan khusus," kata dia.Di saat bersamaan, pemerintah tetap berusaha untuk mengembangkan sekolah luar biasa.
Kedua, ketersediaan guru pembimbing menjadi fokus yang akan ditingkatkan. Ia mengakui, keberadaan sekolah inklusi memiliki kendala kurangnya pada sumber daya manusia (SDM).
Untuk itu, pada 2026, Kemendikdasmen akan mengadakan pelatihan bagi guru pendamping yang akan menemani murid ABK di sekolah inklusi dan SLB. "Guru-guru yang mendampingi itu pun nanti penugasannya kita hitung sebagai bagian dari pemenuhan tugas mereka, yaitu 24 jam dalam 1 minggu," imbuh dia.
Dengan demikian, tugas tersebut tidak menjadi beban bagi guru. Tugas itu bisa dihitung untuk pemenuhan tugas mereka.
Ketiga, revitalisasi satuan pendidikan harus menerapkan keberpihakan kepada ABK. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, ABK harus memiliki akses yang dimudahkan agar nyaman di sekolah. Misalnya, pembangunan toilet baru bagi ABK.
Keempat, membangun kesadaran publik. Dalam hal ini, masyarakat harus sadar bahwa ABK adalah anak-anak istimewa yang punya bakat dan potensi bahkan lebih tinggi dari anak-anak pada umumnya.
Kemendikdasmen akan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih berpihak kepada ABK. Misalnya, pihaknya akan memberikan advokasi agar ruang-ruang publik ramah bagi ABK, baik bangunan, sarana transportasi, maupun fasilitas publik yang lainnya.
Dengan demikian, ABK bisa tumbuh dengan baik sehingga bisa menjadi anak-anak yang hebat.
Ia juga menegaskan, ABK tidak boleh lagi jadi korban perundungan. Untuk itu, pihaknya tengah melakukan harmonisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP).
"Poin pentingnya adalah bagaimana kita berusaha semaksimal mungkin menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak kita," papar dia. Sekolah ke depannya berfungsi sebagai lingkungan sosial yang menjamin semua siswa, termasuk ABK, mendapat lingkungan pendidikan yang nyaman.
"Kita berusaha membangun budaya sekolah yang lebih humanis, yang manusiawi, dan yang memanusiakan semua insan pendidikan di dalamnya, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus," tutup dia. (H-2)
Menteri Mu’ti juga menyoroti peran pendidikan vokasi dalam membekali peserta didik dengan keahlian yang relevan dan dinamis.
Revitalisasi PAUD tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Naufal berencana memperluas AMIRA untuk dapat digunakan dalam banyak mata pelajaran dan program keahlian, serta mengintegrasikannya dengan sistem administrasi dan penilaian.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Abdul Mu’ti menjelaskan sejumlah kendala teknis yang sempat mengganggu pelaksanaan TKA. Salah satunya adalah cuaca ekstrem yang menyebabkan pemadaman listrik di wilayah NTT.
Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya mendorong kemandirian, kesiapan hidup, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 kembali menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan semua ruang publik di bawah naungan Kemenag ramah bagi penyandang disabilitas.
Pada acara kelulusan, 15 MUA Tuli Bakti BCA berkesempatan memamerkan kemampuan rias mereka lewat pagelaran fashion show koleksi IKAT Indonesia karya desainer Didiet Maulana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved