Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Mensos Sebut Akses di Dua Kecamatan Aceh Tamiang Mulai Terbuka, 10 Terisolir

Despian Nurhidayat
03/12/2025 10:34
Mensos Sebut Akses di Dua Kecamatan Aceh Tamiang Mulai Terbuka, 10 Terisolir
Distribusi bantuan ke titik pengungsian korban banjir di Sumatra(Dok.Humas Kemensos)

MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut laporan dari bupati Aceh Tamiang, ada dua kecamatan yang aksesnya mulai terbuka setelah banjir di Sumatra. Sedangkan 10 kecamatan lainnya masih terisolir.

“Bupati melaporkan masih ada sekitar 10 kecamatan yang terisolir, sementara dua kecamatan sudah mulai terbuka aksesnya. Besok mudah-mudahan bertambah,” kata Mensos, Rabu (3/12).

Ia mengatakan BBM dan bantuan logistik mulai disalurkan dengan total bantuan  sekitar Rp25 miliar berupa bahan baku dan dapur umum.

“Kita utamakan daerah-daerah yang masih terisolir untuk memastikan dukungan logistik terpenuhi. Aceh Tamiang salah satunya,” kata Gus Ipul Rabu (3/12).

Bantuan logistik yang akan dikirimkan yakni makanan siap saji, pakaian untuk ibu dan anak, obat-obatan, tenda pengungsian dan tenda anak, matras, beras dan kebutuhan dasar lainnya.

Adapun akses menuju beberapa wilayah di Aceh Tamiang mulai dapat dilewati kendaraan roda empat. Pemerintah, ujar dia, akan segera buffer stock logistik mulai besok pagi, (4/12) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Gus Ipul juga mengatakan distribusi bantuan lewat udara melalui helikopter turut dilakukan untuk menjangkau titik pengungsian yang sulit diakses. 

Kemensos, ujar dia, akan menyalurkan santunan untuk ahli waris korban meninggal sebesar Rp15 juta, dan bantuan Rp5 juta bagi korban luka berat. Berdasarkan data BNPB hingga Rabu (3/12), jumlah korban meninggal mencapai 753 orang dan 650 orang dinyatakan hilang. Lalu ada 2.600 warga mengalami luka-luka. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik