Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Tahun ini, PGN membangun fasilitas internet berkecepatan tinggi di dua perguruan tinggi di Jambi, yakni Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi.
PGN bersama afiliasinya, PT Telemedia Dinamika Sarana (Gasnet), melakukan serah terima fasilitas WiFi Corner di UIN STS Jambi. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh sekitar 10.000-20.000 mahasiswa. Tidak hanya di satu perguruan tinggi, PGN dan Gasnet juga meresmikan fasilitas yang sama di Universitas Muhammadiyah Jambi yang ditargetkan melayani 3.500-5.000 mahasiswa.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kontribusi PGN dalam mendukung ekosistem pendidikan yang inklusif, modern, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Ia menegaskan bahwa akses internet berkecepatan tinggi kini menjadi elemen penting dalam proses belajar-mengajar, mulai dari kegiatan perkuliahan daring, riset akademik, hingga pengembangan kompetensi digital mahasiswa.
“Akses internet kini menjadi elemen penting dalam proses belajar. PGN melalui Gasnet berkomitmen menghadirkan konektivitas yang dapat mendorong produktivitas dan inovasi mahasiswa. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” kata Fajriyah, Jumat (28/11).
Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, menyampaikan apresiasi mendalam kepada PGN. Menurutnya, fasilitas ini memberikan manfaat besar bagi sivitas akademika serta mendukung peningkatan layanan kampus.
“WiFi Corner sangat membantu kegiatan perkuliahan. Kemudian fasilitas ini juga dapat mendukung aktivitas akademik lainnya. Oleh karenanya, akses internet berkualitas menjadi kebutuhan penting,” kata Kasful Anwar.
Direktur Utama Gasnet, Rikhi Narang, menegaskan bahwa penyediaan WiFi Corner merupakan langkah strategis untuk memperluas akses konektivitas di berbagai wilayah pendidikan. Ia menekankan bahwa kebutuhan internet yang stabil dan cepat kini telah menjadi infrastruktur dasar yang menentukan kualitas pembelajaran dan daya saing mahasiswa.
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa di seluruh Indonesia, termasuk di Jambi, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses internet berkualitas,” ujar Rikhi.
Rikhi menambahkan bahwa program ini akan terus dikembangkan sebagai bagian dari perluasan kolaborasi Gasnet dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor pendidikan, termasuk peningkatan akses internet cepat bagi institusi pendidikan di berbagai daerah.
“Kami melihat kebutuhan digital di lingkungan kampus terus meningkat, dan Gasnet ingin hadir sebagai mitra yang dapat menyediakan solusi yang andal. Karena itu, kami akan terus memperluas kerja sama dengan lebih banyak universitas agar semakin banyak mahasiswa yang merasakan manfaat layanan internet berkualitas,” tutupnya. (E-3)
Banyak wilayah di Bali yang membutuhkan akses internet stabil, terutama daerah yang secara geografis terisolasi.
Tanpa dukungan WiFi yang andal, pelaku usaha berisiko menghadapi gangguan operasional yang berujung pada hilangnya peluang penjualan.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Pemerintah Rusia memblokir Snapchat dan membatasi FaceTime dengan alasan keamanan nasional.
Nama domain tingkat tinggi geografis telah menjadi symbol identitas daerah dan sarana memperkuat posisi suatu wilayah di ruang digital.
China Mobile International (CMI) Indonesia menyelenggarakan forum TechConnect+ 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Langkah Telkom tersebut sejalan dengan tren global di industri telekomunikasi, di mana pemisahan bisnis infrastruktur (InfraCo) dari layanan ritel (ServiceCo) semakin banyak diterapkan.
Asosiasi penyelenggara jaringan telekomunikasi menyoroti empat persoalan utama yang dianggap dapat memperlambat pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved