Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MELEWATKAN sarapan atau makan malam terlalu larut sering dianggap sepele. Namun, kebiasaan makan yang tidak teratur ini ternyata dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa tidak sarapan dan makan malam terlalu larut dapat memicu:
Ketiga faktor tersebut merupakan penyebab utama penyakit jantung dan gangguan metabolik.
Penelitian ini dilakukan terhadap puluhan ribu orang dewasa di Tiongkok selama empat tahun, dengan memantau kebiasaan makan dan profil lemak darah para peserta.
Dampak negatif paling signifikan ditemukan pada:
Kelompok ini menunjukkan peningkatan LDL dan trigliserida yang lebih cepat dari waktu ke waktu.
Para ilmuwan menjelaskan fenomena ini melalui konsep krononutrisi, yaitu studi tentang bagaimana waktu makan memengaruhi metabolisme tubuh.
Agar terhindar dari risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung, para ahli merekomendasikan:
Jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung, perhatian terhadap waktu makan sama pentingnya dengan memilih makanan sehat. Mengatur jadwal makan secara teratur dapat membantu menjaga kolesterol tetap stabil dan mendukung kesehatan jangka panjang. (Everyday Health/Z-10)
Penelitian besar Mayo Clinic menemukan pedoman skrining genetik saat ini gagal mengidentifikasi hampir 90% penderita familial hypercholesterolemia.
Pegal leher, berat di tengkuk, dan nyeri dada bisa jadi tanda penumpukan LDL. Pemeriksaan kolesterol rutin penting bagi usia 40 tahun ke atas.
Jaja Mihardja mengalami sakit sakit paru-paru, ginjal, gula darah. Dokter menyarankannya mengurangi konsumsi daging kambing.
Kondisi kolesterol tinggi sering kali tidak menampakkan gejala, namun dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke secara signifikan.
Memahami bahaya kolesterol tinggi di usia muda sangat penting untuk mengambil langkah pencegahan yang tepat. Cek selengkapnya disini.
Sejumlah kebiasaan sederhana yang dilakukan tanpa disadari dapat merusak otak dan mengganggu kinerjanya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved