Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AUSTRALIA dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menandatangani perjanjian kemitraan baru bulan ini di Jakarta untuk bermitra dengan Indonesia dalam membangun sistem layanan kesehatan primer yang lebih inklusif, tangguh, dan mudah diakses. Kerja sama ini merupakan bagian dari Kemitraan Australia-Indonesia untuk Transformasi Kesehatan (Kita Sehat) yang baru.
"Australia mendukung Indonesia dan WHO dalam mendorong akses yang setara untuk layanan kesehatan berkualitas," kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier.
"Kemitraan ini berlanjut melalui inisiatif Kita Sehat, yang mencerminkan komitmen bersama kita untuk memastikan bahwa semua orang dapat mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan dan layak untuk mereka dapatkan," lanjutnya.
Dalam kemitraan ini, WHO akan bekerja sama dengan otoritas Indonesia dan mitra internasional untuk memperkuat layanan kesehatan primer, meningkatkan akses ke layanan berkualitas, termasuk imunisasi.
Program ini akan membantu membentuk tenaga kesehatan yang lebih kuat melalui pelatihan yang terarah dan pengembangan kepemimpinan, terutama untuk perawat dan bidan, serta mendorong transformasi sistem kesehatan digital Indonesia dengan memperbaiki pemanfaatan data dan interoperabilitas.
Menyadari bahwa kedaruratan kesehatan lebih besar memengaruhi populasi rentan, program ini juga akan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mendeteksi dan merespons ancaman kesehatan melalui pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
WHO Representative untuk Indonesia Dr. N. Paranietharan mengatakan, "Dengan memperkuat pelayanan kesehatan primer sebagai landasan cakupan kesehatan universal, kita membangun sistem yang lebih tangguh, lebih setara, dan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Kolaborasi ini menunjukkan apa yang mungkin dicapai ketika kita menempatkan manusia sebagai pusat dari segala yang kita lakukan."
Pertimbangan kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial akan diintegrasikan secara sistematis, termasuk melalui data terpilah, keterlibatan dengan organisasi perempuan dan disabilitas, serta penyediaan dukungan kebijakan dan teknis untuk pengembangan layanan kesehatan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. (Z-1)
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Hangtuah Jakarta melakukan kunjungan strategis ke markas tim tersukses di Liga Basket Australia (NBL), Perth Wildcats
MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan dialog strategis bersama 84 akademisi diaspora Indonesia di Australia.
Studi terbaru di Kepulauan Neptune, Australia Selatan, mengungkap hiu putih dapat menghilang hingga 92 hari tanpa kehadiran paus pembunuh.
Australia Barat mengeluarkan peringatan campak setelah dua kasus baru ditemukan. Penerbangan Batik Air Jakarta–Perth disebut sebagai lokasi paparan, memicu imbauan kewaspadaan.
DIRECTOR of Communicable Disease Control Directorate atau otoritas kesehatan Australia Barat di Perth mengeluarkan Kewaspadaan Campak (Measles Allert) untuk warganya pada 12 Februari 2026.
Anomali tersebut tampaknya memiliki versi tersendiri dari tanjung Queensland di bagian utara, mencapai bagian terluasnya di tengah, dan memiliki dua tanjung yang memanjang ke bawah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved