Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Gaji Guru Honorer di Jakarta masih Memprihatinkan

Andhika Prasetyo
26/11/2025 06:23
Gaji Guru Honorer di Jakarta masih Memprihatinkan
Ilustrasi(Antara)

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menilai kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, masih perlu menjadi perhatian serius karena mereka berada di garda terdepan dalam proses pendidikan.

“Kita semua memiliki keinginan agar pemerintah memberi perhatian yang layak terhadap gaji guru,” ujar Khoirudin di Jakarta, Selasa.

Pernyataan tersebut ia sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November, yang mengangkat tema Guru Hebat, Indonesia Kuat. Ia menyebut DPRD bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengupayakan peningkatan penghasilan bagi para pendidik, tidak hanya di tingkat SD, SMP, dan SMA, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti TK, TPA, dan madrasah.

Ia menyebut pemerintah selama ini baru mampu memberikan standar penghasilan yang layak bagi guru di sekolah negeri, sementara banyak guru honorer atau guru di sekolah swasta belum memperoleh tingkat gaji yang memadai. Khoirudin bahkan menyoroti masih adanya guru dengan pendapatan di bawah upah minimum provinsi (UMP), padahal pekerja Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) menerima upah setara UMP.

“Guru swasta masih jauh dari kata layak, bahkan ada yang di bawah UMP,” tuturnya.

Kendati demikian, ia tidak menjelaskan secara spesifik berapa kisaran gaji guru honorer di Jakarta saat ini.

Data BPS Provinsi DKI Jakarta tahun 2022 menunjukkan jumlah guru TK atau sederajat sebanyak 6.821 orang, guru SD 47.276 orang, guru SMP 24.724 orang, guru SMA 25.928 orang, dan tenaga pendidik perguruan tinggi 31.284 orang. Totalnya mencapai sekitar 140.033 pendidik.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya