Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang turun sepanjang hari, kemarin, telah membuat seluruh wilayah DKI Jakarta dilanda banjir. Sebagian wilayah Ibu Kota lumpuh. Seorang warga Sawah Besar, Jakarta Pusat, bahkan dilaporkan tewas tenggelam. Namun, hujan dan banjir di Jakarta kemarin diperkirakan belum mencapai puncaknya.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Satya mengatakan puncak hujan akan terjadi mulai hari ini hingga tiga hari ke depan (Kamis, 12/2). Curah hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan terjadi di Pulau Jawa hingga Papua.
Menurut Andi, genangan dan banjir kemarin disebabkan oleh curah hujan tinggi dengan intensitas tiada henti, tetapi hari ini Jakarta diprediksi mendapatkan kiriman air dari wilayah sekitar seperti Depok dan Bogor. Karena itu, Andi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.
Senada, pengamat perkotaan Yayat Supriatna menilai meskipun kemarin Jakarta diguyur hujan lebat, itu belum seberapa. "Jakarta akan menerima guyuran hujan di masa puncaknya pada 12-14 Februari," kata Yayat saat berdiskusi dalam acara Prime Time News di Metro TV, kemarin. Karena itu, warga Ibu Kota diminta lebih waspada dalam mengantisipasi curah hujan dan banjir yang lebih masif.
Curah hujan masif dijelaskan oleh Kabid Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pembuatan Hujan, UPT Hujan Buatan BPPT, Tri Handoko Seto, sebagai fenomena seruak dingin yang menuju daerah Jawa Barat dan mengakibatkan hujan masif hingga mengakibatkan banjir. Situasi itu diperparah dengan buruknya daya tampung air di Jadebotabek.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun diminta meningkatkan kapasitas kinerja dalam menangani banjir tahunan itu. "Tentu itu urusan gubernur, harus lebih ketat lagi kerjanya, lebih baik lagi mengatasi semua itu," kata Wapres Jusuf Kalla di Bandara Hang Nadim, Batam, kemarin.
JK mengakui untuk persoalan yang tak rampung dalam puluhan tahun ini dibutuhkan bantuan otoritas lebih besar. Ia pun menyatakan bakal membantu Ahok menangani banjir. "Tentu pemerintah pusat dan pemda sama-sama bekerja." (Wind/Kim/Fat/DA/X-7)
Harapan dari kenaikan gaji guru adalah semakin baik mutu pendidikan kita karena gurunya kompeten dan digaji layak.
Gaji dan tunjangan guru berstatus PPPK saat ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024.
Pimpinan Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, kembali mengangkat isu rendahnya tingkat kesejahteraan guru, terutama guru honorer.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menilai kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, masih perlu menjadi perhatian serius karena mereka berada di garda terdepan dalam proses pendidikan.
Pihak Kemendikdasmen mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mengupayakan penuntasan guru PPG untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer.
KEPALA Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengakui gaji guru Non-ASN yang memiliki sertifikasi sebelum tahun 2024 naik Rp500 Ribu sehingga menjadi Rp2 juta.
Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan gaji guru membutuhkan klarifikasi. Pasalnya, hal yang dinyatakan pemerintah dianggap masih multitafsir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved