Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG tua yang merencanakan perjalanan ke luar negeri, termasuk Umroh, sering kali menghadapi kendala waktu dalam melengkapi imunisasi anak. Anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Martira Maddeppungeng, menegaskan bahwa faktor waktu adalah kunci untuk memastikan perlindungan optimal bagi anak.
Martira menyarankan agar anak diajak bepergian ke luar negeri, terutama untuk Umroh, setelah vaksinasi dasar lengkap, idealnya setelah usia 2 tahun.
“Bayi dan anak adalah kelompok rentan. Semakin lengkap imunisasinya, semakin kuat kekebalan tubuh mereka untuk menghadapi lingkungan yang padat dan berisiko tinggi penularan, seperti di Tanah Suci,” jelas Martira dalam sesi Zoom (25/11).
Masalah sering muncul ketika imunisasi baru dilakukan mendekati jadwal keberangkatan. Martira menekankan perlunya jeda minimal 10-14 hari antara penyelesaian vaksinasi dan hari keberangkatan.
“Jika tidak sesuai dengan waktunya dari 10 hari, tubuh belum membentuk kekebalan yang cukup. Saat anak berkunjung dan terpapar penyakit, mereka berisiko tinggi sakit karena antibodi belum siap,” tegasnya.
Tubuh membutuhkan waktu untuk memproses vaksin, baik yang mengandung virus/bakteri hidup yang dilemahkan maupun dimatikan, hingga membentuk antibodi pelindung. Mengabaikan jeda ini sama saja dengan membawa anak dalam keadaan rentan.
Jika imunisasi anak belum lengkap sementara waktu sudah mendesak, vaksinasi ganda (dua atau lebih vaksin dalam satu kunjungan) menjadi solusi yang aman dan direkomendasikan oleh IDAI.
Penelitian menunjukkan bahwa pemberian vaksin ganda memiliki tingkat pembentukan antibodi yang sama baiknya dengan vaksinasi terpisah. Keuntungannya meliputi:
Martira berharap orang tua mempersiapkan perjalanan jauh lebih awal, termasuk Umroh, agar anak memperoleh perlindungan vaksin yang optimal sebelum memasuki area dengan risiko penularan tinggi. (Z-10)
PEMERINTAH mengimbau jemaah umrah Indonesia yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda perjalanan mereka menyusul dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
MENYUSUL meningkatnya eskalasi di kawasan Timur Tengah, sejumlah negara tetangga Arab Saudi telah mengambil langkah penutupan ruang udara untuk kedatangan dan keberangkatan penerbangan.
Lima mitra pengemudi Grab Indonesia membagikan kisah inspiratif tentang perjuangan hidup, penolakan, hingga akhirnya mendapat apresiasi berupa perjalanan umroh.
Platform digital terintegrasi ini juga memungkinkan pengguna untuk memesan layanan serta memilih waktu pelaksanaan umrah secara fleksibel.
Kompetisi menjadi wadah pemberdayaan santri agar mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan di sektor strategis haji dan umroh.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
IDAI rilis panduan mudik aman bersama anak. Simak tips imunisasi, protokol kesehatan, perlengkapan wajib, hingga aturan car seat sesuai usia.
Simak rekomendasi IDAI untuk mudik sehat 2026. Panduan lengkap vaksinasi MR, aturan car seat, hingga tips menjaga kesehatan anak selama perjalanan.
Indonesia tempati peringkat 2 dunia kasus campak tertinggi. IDAI desak imunisasi kejar dan peringatkan risiko kematian anak akibat cakupan vaksin rendah.
Di Indonesia, jadwal imunisasi anak saat ini mengacu pada rekomendasi Kementerian Kesehatan serta panduan terbaru dari IDAI yang diperbarui pada 2024.
Kenali gejala campak pada anak mulai dari demam tinggi, batuk-pilek, mata merah, hingga ruam khas yang menyebar dari wajah ke tubuh. Simak penjelasan dokter anak berikut ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved