Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN jumlah lulusan perguruan tinggi menuntut dunia kerja semakin kompetitif. Karena itu, para lulusan didorong tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang ada, tapi turut menciptakan ruang kerja baru melalui gagasan dan kreativitas.
“Banyaknya lulusan yang menjadi sarjana di Indonesia membuat lapangan pekerjaan harus punya inovasi. Mulailah dari yang kecil untuk membuat lapangan kerja. Semua dimulai dari yang kecil,” ujar Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla pada sidang terbuka senat wisuda program sarjana, magister, dan doktor Universitas Nasional (Unas) periode II tahun akademik 2024/2025, di JICC, Jakarta, Sabtu (15/11).
Menurut JK, biasa ia disapa, peran perguruan tinggi sangat penting dalam membina mahasiswa secara optimal serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Perguruan tinggi harus mampu membina mahasiswa secara optimal dan melahirkan inovasi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan zaman. Kuncinya pada inovasi dan kerja keras, seperti dilakukan negara-negara maju di kawasan Eropa, Amerika Serikat, dan Tiongkok," ujar Kalla yang juga warga kehormatan Unas tersebut.
Hadir pula, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Rektor Unas El Amry Bermawi Putera, dan Kepala LLDIKTI Wilayah III Henri Togar Hasiholan Tambunan.
Dalam pembekalannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya memajukan budaya nasional melalui pengembangan ekonomi kreatif, industri budaya, dan soft power sebagai kekuatan baru bangsa.
“Budaya menjadi sumber ekonomi kreatif. Dari museum, seni, hingga pengetahuan tradisional. Semua dapat menjadi pintu untuk menciptakan lapangan kerja,” katanya.
Terkait tantangan dunia kerja yang kian dinamis, Fadli Zon menekankan generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi.
Ia menilai perkembangan teknologi saat ini tidak lagi berjalan linear, tetapi memberikan quantum leap yang menuntut kesiapan generasi muda. "Terus berkreasi dan kembangkan potensi diri dengan tetap memegang teguh nilai budaya bangsa sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat agar tidak tertinggal dinamika perubahan industri dan tuntutan dunia kerja modern," ucap Fadli Zon.
Pada kesempatan itu, Rektor Unas El Amry Bermawi Putera menegaskan komitmennya terus membangun lingkungan belajar yang inspiratif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ia menyampaikan universitas menghadirkan berbagai fasilitas modern seperti laboratorium berteknologi mutakhir, perpustakaan digital berakses global, serta ruang kelas interaktif berbasis smart classroom untuk mendukung proses pembelajaran imersif dan inovatif.
Pada tahun akademik 2024/2025, pihaknya menyelesaikan implementasi lima sistem digital utama mulai dari sistem manajemen pembelajaran berbasis outcome-based education, ijazah dan transkrip digital dengan blockchain security code, hingga sistem manajemen kinerja dan integrasi data antar aplikasi.
“Capaian ini menandai babak baru transformasi digital kami serta memantapkan posisi sebagai pelopor pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. Komitmen itu memastikan fasilitas terbaik berpadu inovasi berkelanjutan agar mahasiswa memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Rektor juga berpesan kepada para 864 wisudawan/wisudawati agar menjunjung tinggi integritas dan semangat kolaborasi. “Junjung tinggi integritas sebagai landasan utama, teruslah menggali ilmu sepanjang hayat dengan menguasai keterampilan digital dan sosial, rajut kolaborasi lintas disiplin serta jadilah pemimpin yang menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat,” tutupnya. (H-2)
Sebagai bentuk syukur dan bentuk nyata pengabdian masyarakat pihak Yayasan juga memberi 400 beasiswa bebas UKT kepada mahasiswa baru.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Wisudawan ini juga dibekali dengan pendalaman berupa integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi dunia profesional.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan kehidupan akan menguji sesuatu yang lebih dalam: kemampuan untuk tetap jernih ketika dunia menjadi gaduh.
Kekuatan baja tidak muncul saat ia disimpan rapi, melainkan saat ia terus-menerus ditempa dengan panas dan tekanan tinggi.
Sebanyak 28% lulusan Universitas Prasetya Mulya tercatat telah membangun usaha, baik berupa STEM-driven business maupun traditional business.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved