Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bertemu JK, Deby Angkat Bank Tali Pusat Celltech

Wisnu Arto Subari
15/11/2025 13:43
Bertemu JK, Deby Angkat Bank Tali Pusat Celltech
(MI/HO)

PRESIDEN World Council of Stem Cell (WOCS) Deby Vinski mengusulkan agar pemerintah memanfaatkan fasilitas bank tali pusat celltech yang dinilai telah maju dan memenuhi standar internasional. Ini ia sampaikan saat mengunjungi Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.

"Penyimpanan tali pusat sebagai aset riset nasional akan mendorong pengembangan terapi masa depan, investasi riset jangka panjang, serta peningkatan daya saing Indonesia dalam sains regenerative," papar Deby dalam keterangan resmi, Sabtu (15/11). Keduanya membahas arah masa depan terapi regeneratif Indonesia, termasuk peluang besar menjadikan negeri ini sebagai pusat keunggulan global di bidang regenerative medicine, gene therapy, hingga organ printing.

Deby menyampaikan laporan perkembangan pesat riset dan regulasi stem cell nasional. Ia mengapresiasi langkah cepat pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, tim Kementerian Kesehatan, Komite Sel Punca Indonesia di bawah kepemimpinan Amin Soebandrio serta BPOM yang dinakhodai Taruna. 

Dalam pembahasan khusus, Deby menyoroti kebijakan Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN)--rumah sakit 28 lantai karya Presiden Prabowo Subianto--yang menggandeng laboratorium anak bangsa, Celltech Stem Cell Centre, sebagai mitra strategis. Ia menilai keputusan tersebut sebagai langkah visioner, efisien, dan tepat sasaran karena mempercepat pelayanan bagi TNI dan masyarakat umum, menghemat waktu serta sumber daya negara, memungkinkan pemerintah fokus pada program prioritas pertahanan, MBG, modernisasi alutsista, dan kesejahteraan rakyat.

Ia menegaskan bahwa Celltech Stem Cell Centre Vinski Tower sejak awal menjalin kerja sama dengan banyak fasilitas kesehatan nasional ternama, antara lain RS Kanker Dharmais, RS Polri, RS Kemang Medical Care, RS Pusat Otak Nasional (PON), RS Bunda Halimah Batam, RS Sentra Medika, RS International Bali, dan berbagai klinik utama lain.

JK menegaskan bahwa penguatan kolaborasi antara sektor publik dan swasta sangat krusial untuk memastikan perkembangan terapi sel punca berjalan aman, terstandar, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ia juga menilai infrastruktur kesehatan dan riset nasional perlu terus diperkuat agar Indonesia dapat bersaing di tingkat global.

"Selain memperkuat fondasi riset nasional, dialog tersebut menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk tampil sebagai pionir regional sekaligus calon pemimpin dunia dalam bidang regenerative medicine," pungkas JK. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik