Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Perkuat Kemampuan Pelajar Indonesia di Bidang STEM dan Intercultural Learning

Rahmatul Fajri
14/11/2025 17:16
Perkuat Kemampuan Pelajar Indonesia di Bidang STEM dan Intercultural Learning
Ilustrasi(Dok ist)

BINA Antarbudaya resmi membuka program in-person workshop AFS Global STEM Innovators 2025, sebuah inisiatif global yang bertujuan mengembangkan kompetensi siswa-siswi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta intercultural learning. Program ini memberikan kesempatan bagi pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia untuk mengikuti rangkaian pembelajaran intensif, kolaboratif, dan lintas budaya.

Global Digital Program Specialist Bina Antarbudaya, Fani Salsabila menyampaikan bahwa in-person workshop Global STEM Innovators menjadi penanda jerih payah peserta yang telah melalui seleksi ketat dari total 1.431 pendaftar serta mengikuti online sessions selama empat minggu. 

“Momen ini menjadi kesempatan untuk mengasah inovasi dan ide cemerlang agar dapat diimplementasikan di daerah masing-masing,” ujar Fani melalui keterangannya, Jumat (14/11).

Tahun ini, AFS Global STEM Innovators membuka akses pendidikan STEM yang inklusif bagi siswa berusia 15–17 tahun dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatra, Sulawesi, dan Kepulauan Tanimbar. Sebanyak 92 siswa terpilih mengikuti kegiatan di Jakarta, termasuk 12 peserta dari Papua Barat, sebagai bagian dari upaya memperkuat keberagaman dan pendidikan afirmatif.

Salah satu peserta, Icrafil Kamisopa, siswa berusia 17 tahun asal Teluk Bintuni, mengungkapkan pengalamannya. “Saya senang sekali dapat terpilih dalam program AFS Global STEM Innovators, mulai dari mengikuti online sessions dengan fasilitator dari Australia dan Kanada hingga menempuh perjalanan jauh untuk sampai di Jakarta. Saya ingin meningkatkan kualitas pendidikan di daerah saya dan berbagi ilmu yang saya dapatkan di sini,” katanya.

Program AFS Global STEM Innovators mengusung pendekatan pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan STEM dengan kompetensi global (Global Competence). Peserta tidak hanya belajar konsep ilmiah dan teknologi, tetapi juga bagaimana menerapkannya untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat, seperti energi berkelanjutan, pendidikan berkualitas, dan teknologi ramah lingkungan.

Direktur Eksekutif Bina Antarbudaya Gatot Nuradi Sam menjelaskan bahwa program ini didanai oleh bp global dengan dukungan tambahan dari SKK Migas. “Kolaborasi ini membuka lebih banyak kesempatan bagi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, terutama wilayah yang sebelumnya belum terjangkau. Kami bangga menjadi wadah perekat bangsa melalui akses pendidikan yang merata,” ujarnya.

Sebagai mitra, bp Indonesia mewakili bp global menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan generasi muda. “Kami percaya kepada Bina Antarbudaya sebagai mitra yang mampu mengasah potensi siswa. Melalui kolaborasi ini, semakin banyak generasi inovator yang siap membawa Indonesia menjadi bagian penting dalam solusi global yang berkelanjutan,” kata Habel Tanati.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik