Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BINA Antarbudaya resmi membuka program in-person workshop AFS Global STEM Innovators 2025, sebuah inisiatif global yang bertujuan mengembangkan kompetensi siswa-siswi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta intercultural learning. Program ini memberikan kesempatan bagi pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia untuk mengikuti rangkaian pembelajaran intensif, kolaboratif, dan lintas budaya.
Global Digital Program Specialist Bina Antarbudaya, Fani Salsabila menyampaikan bahwa in-person workshop Global STEM Innovators menjadi penanda jerih payah peserta yang telah melalui seleksi ketat dari total 1.431 pendaftar serta mengikuti online sessions selama empat minggu.
“Momen ini menjadi kesempatan untuk mengasah inovasi dan ide cemerlang agar dapat diimplementasikan di daerah masing-masing,” ujar Fani melalui keterangannya, Jumat (14/11).
Tahun ini, AFS Global STEM Innovators membuka akses pendidikan STEM yang inklusif bagi siswa berusia 15–17 tahun dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatra, Sulawesi, dan Kepulauan Tanimbar. Sebanyak 92 siswa terpilih mengikuti kegiatan di Jakarta, termasuk 12 peserta dari Papua Barat, sebagai bagian dari upaya memperkuat keberagaman dan pendidikan afirmatif.
Salah satu peserta, Icrafil Kamisopa, siswa berusia 17 tahun asal Teluk Bintuni, mengungkapkan pengalamannya. “Saya senang sekali dapat terpilih dalam program AFS Global STEM Innovators, mulai dari mengikuti online sessions dengan fasilitator dari Australia dan Kanada hingga menempuh perjalanan jauh untuk sampai di Jakarta. Saya ingin meningkatkan kualitas pendidikan di daerah saya dan berbagi ilmu yang saya dapatkan di sini,” katanya.
Program AFS Global STEM Innovators mengusung pendekatan pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan STEM dengan kompetensi global (Global Competence). Peserta tidak hanya belajar konsep ilmiah dan teknologi, tetapi juga bagaimana menerapkannya untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat, seperti energi berkelanjutan, pendidikan berkualitas, dan teknologi ramah lingkungan.
Direktur Eksekutif Bina Antarbudaya Gatot Nuradi Sam menjelaskan bahwa program ini didanai oleh bp global dengan dukungan tambahan dari SKK Migas. “Kolaborasi ini membuka lebih banyak kesempatan bagi pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, terutama wilayah yang sebelumnya belum terjangkau. Kami bangga menjadi wadah perekat bangsa melalui akses pendidikan yang merata,” ujarnya.
Sebagai mitra, bp Indonesia mewakili bp global menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan generasi muda. “Kami percaya kepada Bina Antarbudaya sebagai mitra yang mampu mengasah potensi siswa. Melalui kolaborasi ini, semakin banyak generasi inovator yang siap membawa Indonesia menjadi bagian penting dalam solusi global yang berkelanjutan,” kata Habel Tanati.(H-2)
Workshop ini memberikan panduan praktis dari para ahli di bidang teknologi dan perbankan guna meningkatkan standar promosi produk lokal.
Data menunjukkan angka stunting di Biak telah menurun signifikan, dan upaya ini harus dipertahankan salah satunya dengan mencegah perkawinan anak.
IP Trisakti berencana akan memperluas kerja sama bidang pendidikan dengan lebih banyak negara di Eropa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam membentuk karakter wirausaha muda yang kreatif dan inovatif, khususnya di bidang bisnis kuliner.
UNIVERSITAS Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung, bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Gebrakan Anak Negeri (GAN), menggelar workshop.
Pelatihan pengembangan manajemen meningkatkan kompetensi dan daya saing sumber daya manusia.
Program yang bersifat gratis ini bertujuan mencetak pramudi profesional yang mandiri, berdaya saing, serta mengedepankan standar keselamatan dan pelayanan prima.
EDP PPM Manajemen terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dan aplikatif bagi para profesional lintas industri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
LAN meluncurkan terobosan digital bernama Sibangkom yang berfungsi sebagai pintu gerbang layanan pengembangan kompetensi satu atap.
Menaker Yasserli yang hadir secra daring menyambut positif hadirnya GNIK sebagai kekuatan kolaboratif yang mampu mengakselerasi peningkatan kompetensi di berbagai sektor industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved