Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FRAKSI Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menegaskan bahwa komitmen pemerintah untuk mengakui 1,4 juta hektare hutan adat harus disertai langkah konkret untuk menghentikan praktik perampasan wilayah adat yang masih terjadi di berbagai daerah.
Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai pengakuan terhadap masyarakat adat tidak cukup hanya berupa target administratif. Ia menekankan pentingnya tindakan nyata untuk menegakkan keadilan sosial dan kedaulatan rakyat atas sumber daya alam
“Percuma bicara pengakuan 1,4 juta hektare kalau pada saat yang sama jutaan hektare tanah adat terus dirampas atas nama pembangunan," kata Andreas dalam keterangan yang diterima, Selasa (11/11).
Pernyataan Andreas sejalan dengan desakan Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim (ARUKI) yang meminta pemerintah menindaklanjuti komitmen tersebut dengan kebijakan konkret di lapangan.
Desakan ini muncul menyusul pernyataan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam forum United for Wildlife Global Summit dan High-Level Ministerial Roundtable di Rio de Janeiro, Brasil, pada 5 November 2025. Dalam forum itu, Raja Juli menyebutkan bahwa target pengakuan hutan adat 1,4 juta hektare hanya bisa tercapai bila praktik perampasan hutan adat dihentikan sepenuhnya.
Andreas menekankan perlunya koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk mempercepat penetapan wilayah adat. Ia juga menilai pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat menjadi langkah penting agar perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak tergantung pada kebijakan sektoral.
Menurutnya, pengesahan RUU Masyarakat Adat menjadi kunci agar perlindungan tidak tergantung pada kebijakan sektoral.
Koordinator Sekretariat ARUKI Torry Kuswardono menilai target pengakuan hutan adat sebesar 1,4 juta hektare tidak akan bermakna jika praktik perampasan masih berlanjut. Ia menyoroti bahwa RUU Masyarakat Adat sudah 14 tahun mandek di DPR dan pemerintah, tanpa tanda-tanda akan segera disahkan.
Deputi II Sekjen AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) Bidang Advokasi dan Politik Erasmus Cahyadi menyampaikan bahwa inisiatif penyusunan RUU Masyarakat Adat telah dimulai sejak 2006 oleh Koalisi Advokasi Masyarakat Adat, termasuk AMAN.
RUU ini sempat menjadi agenda prioritas melalui Kongres Masyarakat Adat di Pontianak, namun hingga kini masih belum tuntas.
KOALISI Masyarakat Sipil Kawal RUU Masyarakat Adat menilai proses pengakuan masyarakat adat di Indonesia hingga kini masih dilakukan secara bersyarat, berlapis, dan sektoral.
RUU Masyarakat Adat ini juga harus bisa menjawab penyelesaian konflik terkait dengan hak-hak masyarakat adat.
DOSEN Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yance Arizona menjelaskan ada beberapa negara yang sudah menerapkan regulasi tentang masyarakat adat seperti di Filipina hingga Australia.
KETUA Komisi XIII DPR dari Fraksi Partai NasDem Willy Aditya optimistis Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Hukum Adat bisa disahkan di era pemerintahan Prabowo Subianto.
KOALISI Kawal Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat yang diinisiasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menekankan ada dua tujuan dari Undang-Undang Masyarakat Adat.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, meminta Polri dan pemerintah daerah menindaklanjuti temuan dugaan tambang emas ilegal di Pulau Sebayur Besar, Labuan Bajo
Setahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai penuh tantangan. Andreas Hugo Pereira menyoroti realisasi janji kampanye
Komisi XIII DPR RI sepakat membentuk panitia kerja (panja) untuk membenahi sistem pengawasan di lapas dan rutan usai maraknya peredaran narkoba
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menyoroti lemahnya pengawasan di lapas dan rutan usai kasus peredaran narkoba yang melibatkan Ammar Zoni
Andreas Hugo Pareira, mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki secara serius dugaan keterlibatan petugas lapas dalam kasud narkoba Ammar Zoni
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved