Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pemerintah Perlu Perhatikan Bahaya Tuberkulosis tanpa Gejala

M Iqbal Al Machmudi
09/11/2025 13:46
Pemerintah Perlu Perhatikan Bahaya Tuberkulosis tanpa Gejala
Layanan keliling deteksi Tuberkulosis di Banten.(Dok. Antara)

TUBERKULOSIS (TB) tanpa gejala (asymptomatic tuberculosis) menjadi penyakit yang harus diwaspadai masyarakat. Organisasi Kesehatan (WHO) menyatakan bahwa dari berbagai penelitian diperkirakan sekitar separuh dari kasus yang terdeteksi bakterinya pada survei prevalensi nasional ternyata tidak punya gejala klinik yang khas TB seperti batuk yang menetap dan lainnya.

"Karena angkanya bisa sampai separuh dari kasus bergejala yang kita temui maka tentu pemerintah perlu memberi perhatian pada TB tanpa gejala ini," kata Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof Tjandra Yoga Aditama, dalam keterangannya, Minggu (9/11).

Menurutnya terdapat tiga poin yang perlu jadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Pertama, analisa data penelitian dari 14 negara di Asia dan Afrika menunjukkan dugaan bahwa sekitar dua per tiga penularan TB di dunia terjadi dari kasus TB tanpa Gejala ini.

"Kedua,  mereka yang dengan TB tanpa gejala tentu tidak akan datang berobat ke fasilitas kesehatan. Jadi satu-satunya cara menemukan mereka adalah dengan melakukan skrining yang seksama di seluruh pelosok negeri," ujar dia.

Dan yang ketiga, WHO juga menyatakan bahwa pengobatan mereka yang dengan TB tanpa Gejala adalah sama dengan regimen pengobatan pasien TB yang bergejala.

Oleh karena itu kampanye dan promosi preventif cegah TB terus dilakukan pemerintah dengan berbagai cara. Diketahui pada 9 November pemerintah melakukan kampanye penanggulangan TB di berbagai acara Car Free Day di berbagai kota. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik