Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Mitos bahwa tidur dengan bra dapat menyebabkan kanker payudara sudah beredar selama puluhan tahun. Namun, hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
Sebuah studi populasi berbasis kasus yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menemukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kebiasaan memakai bra saat tidur dan risiko kanker payudara.
Penelitian ini melibatkan:
Hasilnya menunjukkan bahwa baik durasi pemakaian bra, jenis bra, maupun kebiasaan tidur dengan bra tidak memengaruhi risiko kanker payudara.
Lebih lanjut, tinjauan sistematis dan meta-analisis yang diterbitkan di World Journal of Meta-Analysis juga menyimpulkan bahwa meskipun beberapa penelitian tampak menunjukkan kemungkinan adanya kaitan, bukti yang ada masih terlalu lemah untuk menyimpulkan adanya hubungan sebab-akibat yang valid.
Mitos ini bermula dari buku populer berjudul “Dressed to Kill” (1995) karya Sydney Ross Singer dan Soma Grismaijer. Buku tersebut mengklaim bahwa bra dapat menghambat aliran getah bening (limfatik) di area payudara, menyebabkan penumpukan racun, dan akhirnya memicu kanker.
Namun, para ahli menilai klaim tersebut tidak memiliki dasar biologis yang kuat. Sistem limfatik manusia bekerja secara kompleks, dan tidak ada bukti bahwa tekanan dari bra mampu menghambat aliran getah bening hingga menimbulkan kanker.
Hingga kini, tidur memakai bra tidak terbukti menyebabkan kanker payudara. Pilihan terbaik tetap kembali pada kenyamanan pribadi. Jika merasa lebih nyaman tanpa bra saat tidur, silakan lepaskan. Jika lebih nyaman mengenakannya, tidak ada masalah secara medis.
Untuk menjaga kesehatan payudara, yang lebih penting adalah:
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau seluruh perempuan Indonesia berusia di atas 30 tahun untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk cegah kanker payudara.
Insinyur Katie Weimer kembangkan teknologi biotissue cetak 3D untuk rekonstruksi payudara. Solusi alami tanpa risiko implan industri bagi penyintas kanker.
Ketika diuji di laboratorium pada sel kanker payudara, senyawa ini banyak masuk dan terakumulasi di sel kanker payudara yang memiliki reseptor estrogen positif.
Kenali jenis mastektomi, lama pemulihan, serta cara merawat tubuh dan kesehatan mental setelah operasi kanker payudara.
Menurut data World Health Organization (WHO), pada tahun 2012 terdapat sekitar 40 dari 100.000 perempuan di Indonesia yang didiagnosis dengan kanker payudara.
Jika dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara maka Indonesia termasuk salah satu negara dengan bertahan hidup pasien kanker payudara yang rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved