Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 3 November 2025. Berdasarkan hasil analisis, siklon tropis kalmaegi diprediksi berada di sekitar Laut Filipina Utara, Maluku Utara dengan arah pergerakan ke arah barat, mendekati Kepulauan Filipina.
Kecepatan angin diperkirakan maksimum di 50 knot dengan tekanan udara minimum sekitar 990 hektopascal. Bibit siklon tropis ini diprediksi membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang dan menginduksi peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot atau low level jet di Laut Filipina. Dalam 72 jam ke depan, siklon tropis kalmaegi diprediksi berada di Laut Sulu sebelah barat Filipina dengan pergerakan ke arah barat.
Sirkulasi siklonik diprakirakan berada di Laut Andaman, Teluk Benggala, Laut China Selatan, Samudra Hindia barat Banten Lampung, dan di perairan sekitar Jawa Tengah. Hal ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang di Teluk Benggala, Laut Andaman, Laut China Selatan, Laut Natuna Utara, di Vietnam, dan di Samudra Hindia barat Sumatra, pesisir barat Sumatra, Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa Barat, dan di perairan sekitar Jawa Tengah.
Sementara itu daerah konvergensi lain diprediksi memanjang dari Sumatra Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTB, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Selain itu terdapat daerah konfluensi yang diprediksi terbentuk di Laut Natuna Utara, Laut Sulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Jawa, Laut Sulawesi, dan Sulawesi Utara. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi maupun konfluensi tersebut.
Melalui kanal YouTube resmi BMKG, prakirawan BMKG Lintang menyampaikan informasi prakiraan cuaca yang akan terjadi pada Senin 3 November 2025 sebagai berikut:
BMKG menghimbau masyarakat untuk mewaspadai ketinggian gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, dan Samudra Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, suhu berkisar 32-34°C diprediksi terjadi di Mataram, Kupang, Palangkaraya, Banjarmasin, serta sekitarnya.
Waspadai juga banjir rob yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah pesisir Indonesia, yaitu di pesisir Sumatra Utara, pesisir Jakarta, pesisir utara Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Gresik, Lamongan, dan Tuban, pesisir NTB, pesisir Barito Kuala, pesisir Banjar, pesisir Banjarmasin, pesisir Tanah Laut, serta pesisir Maluku Tengah dan Seram bagian timur.
Sumber: YouTube BMKG
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved