Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
CONGEK atau dalam istilah medis dikenal sebagai otitis media supuratif kronik merupakan salah satu gangguan pada telinga yang cukup sering ditemui di masyarakat. Kondisi ini terjadi akibat infeksi pada telinga tengah yang tidak tertangani dengan baik sehingga menimbulkan keluarnya cairan dari telinga secara terus-menerus.
Dokter spesialis THT, Dr. dr. Made Lely Rahayu, menjelaskan bahwa congek berawal dari infeksi di telinga tengah yang kemudian menyebabkan pecahnya gendang telinga.
“Infeksi di telinga tengah, kemudian infeksi yang terus berlanjut, mengakibatkan pecahnya gendang telinga. Awalnya pecah gendang telinga, kemudian keluar cairan. Nah, kalau itu bisa berhenti kurang dari dua bulan, berarti sudah resolusi semu. Tapi kalau cairannya terus keluar lebih dari dua bulan, sehingga gendang telinganya tetap lubang, nah itu lah kalau bahasa awamnya kita bilang congek,” ungkapnya dalam dialog Afternoon Tea RRI Pro 2 Denpasar.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa congek merupakan kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan pendengaran bahkan komplikasi serius apabila dibiarkan tanpa pengobatan. Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala seperti keluarnya cairan dari telinga, nyeri, atau rasa penuh di dalam telinga.
Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan telinga, menghindari penggunaan alat tajam untuk mengorek telinga, serta segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT apabila muncul tanda-tanda infeksi.
“Penanganan sejak dini sangat penting agar tidak berkembang menjadi infeksi kronik yang bisa mengganggu fungsi pendengaran,” tutup Dr. Lely.
Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti Virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal
ISPA tidak menyerang semua orang dengan dampak yang sama. Terdapat kelompok tertentu yang jauh lebih berisiko mengalami kondisi ini.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Infeksi cacing secara kronis dapat menurunkan produksi ayam petelur, baik dari segi kuantitas maupun bobot telur.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Pada pasien anak yang dirawat inap akibat radang paru akut (pneumonia), ditemukan bahwa mereka yang mengalami gejala berat, sering kali memiliki lebih dari satu patogen di dalam tubuhnya.
Penumpukan kotoran telinga (serumen), infeksi telinga, paparan suara keras secara terus-menerus, penuaan, cedera atau trauma kepala, kondisi medis dapat menyebabkan gangguan pendengaran.
Idealnya bayi menjalani skrining pendengaran pada 1-2 hari setelah lahir dengan alat OAE (otoaccoustic emission).
PERNAHKAH kamu merasakan kuping yang terasa sangat gatal dan ketika dilihat ke bagian dalam telinga justru tampak kemerahan? Apa penyebabnya?
Remaja yang kerap menggunakan earphone saat mendengarkan musik dengan frekuensi suara tinggi sudah mengalami penurunan kemampuan pendengaran.
Telinga sakit merupakan keluhan yang umum dialami banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa. Rasa sakit ini dapat berkisar dari ringan hingga parah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved