Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah arus perubahan global yang ditandai oleh percepatan adopsi teknologi dan disrupsi digital, Exabytes Indonesia menegaskan kembali komitmennya sebagai katalis transformasi ekonomi nasional melalui penyelenggaraan SME DigitalFest 2025, yang mengusung tema “Nadi Digital UMKM: Akselerasi Inovasi & AI-Ready.”
Acara ini menjadi forum strategis lintas sektor yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan inovator digital dalam satu ruang kolaboratif untuk mempercepat kesiapan UMKM Indonesia menghadapi era ekonomi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Tema “Nadi Digital UMKM” merepresentasikan semangat baru pelaku usaha nasional untuk menjadikan inovasi, teknologi, dan konektivitas sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. “Akselerasi Inovasi” menandai komitmen untuk tidak sekadar beradaptasi terhadap perubahan, melainkan memimpin arah transformasi. Sementara “AI-Ready” menjadi simbol kesiapan UMKM menghadapi babak baru ekonomi digital, di mana efisiensi, data, dan kecerdasan buatan menjadi sumber daya strategis.
“Membantu UMKM naik kelas dan memastikan toko Anda bukan sekadar tempat dilihat, tapi juga tempat terjadinya transaksi nyata di dunia digital” ujar Indra Hartawan, VP & Country Manager Exabytes Indonesia dalam sambutannya.
Menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2025), Indonesia memiliki lebih dari 64 juta UMKM yang berkontribusi 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja nasional.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,03% (c-to-c) pada 2024, bukti resiliensi ekonomi nasional di tengah dinamika global. Angka ini menegaskan peran UMKMsebagai pilar utama sekaligus motor penggerak ekonomi digital Indonesia.
Acara dibuka dengan Keynote Speech oleh Bambang Wisnubroto, Plt. Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa, yang menyoroti arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekosistem perdagangan digital nasional dan memperluas partisipasi UMKM di pasar global.
Sorotan utama hadir melalui sesi “Why Digitalization is Non-Negotiable for SMEs in 2025” bersama Haykal Kamil, Co-Founder & CEO Kals Group. Dalam paparannya, Haykal menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan strategis bagi keberlangsungan bisnis.
“UMKM yang tidak beradaptasi dengan digitalisasi berisiko kehilangan relevansi. Dunia berubah cepat,bukan hanya bagaimana kita menjual, tapi bagaimana kita berpikir tentang pelanggan,” ujar Haykal penuh keyakinan.
Sesi ini menjadi pengingat bahwa transformasi digital tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang mindset, keberanian berinovasi, dan kemampuan menciptakan nilai baru di tengah kompetisi yang semakin dinamis.
Diskusi panel bertajuk “Building Visibility and Sales Through Digital Platforms” menghadirkan figur-figur inspiratif perempuan Indonesia, diantaranya: Nilam Sari (Founder Kebab Turki Baba Rafi & CEO PT Nava Sari Kreasi), Dewi Meisari Haryanti (Co-Founder ukmindonesia.id & Founder tumbu.co.id), dan Zahra Amalina (CEO Tetra Jaya Plusindo & Miss Indonesia Jawa Barat 2016).
Ketiganya menggarisbawahi pentingnya membangun visibilitas, kredibilitas, dan kepercayaan konsumen melalui strategi digital yang otentik dan berorientasi pada nilai. Mereka menegaskan bahwa keunggulan UMKM tidak hanya terletak pada produk, tetapi juga pada kemampuan adaptif dan kekuatan narasi yang menghubungkan merek dengan pelanggan.
“Terima kasih kepada Exabytes Indonesia atas penyelenggaraan SME DigitalFest, acara yang sangat bermanfaat dan keren! Merupakan kehormatan bagi saya dapat berbagi di panggung inspiratif ini. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut untuk memperkuat ekosistem UMKM dan generasi muda pelaku bisnis di Indonesia,” ungkap Zahra Amalina.
Melalui Tetra Jaya Plusindo, Zahra membawa visi keberlanjutan melalui filosofi: “Feeding the world, caring for the earth”, serta gerakan #PetaniMudaPunyaGaya yang mendorong regenerasi petani muda dan pertanian modern Indonesia.
Kehadiran Rollti sebagai sponsor menambah nilai strategis dalam memperkuat dimensi kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN. Dalam sesi Inspiring Talk, Fred Chan selaku founder dari Rollti menegaskan pentingnya kemitraan lintas batas dalam memperkuat rantai pasok digital regional.
“Indonesia memiliki potensi luar biasa, bukan hanya karena pasar yang besar, tetapi karena ekosistem UMKM yang progresif dan adaptif. Kolaborasi lintas batas seperti ini adalah kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujar Fred, Founder Rollti,
Selain itu, SME DigitalFest juga menampilkan berbagai sesi inspiratif, termasuk:
Seluruh rangkaian sesi dirancang untuk memberikan panduan praktis, inspirasi, serta dorongan bagi UMKM agar AI-ready, tidak hanya memahami teknologi, tetapi mampu mengoptimalkannya untuk inovasi dan keberlanjutan.
Melalui SME DigitalFest 2025, Exabytes Indonesia menegaskan perannya sebagai digital enabler yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, startup, dan pelaku industri kreatif di Indonesia. Dengan menghubungkan pemerintah, dunia usaha, dan komunitas digital, Exabytes berkomitmen untuk memperkuat daya saing nasional di era AI dan ekonomi berbasis inovasi.
“UMKM adalah nadi perekonomian Indonesia yang kini harus bertransformasi ke era digital. Dengan dukungan teknologi dan AI, pelaku UMKM dapat meningkatkan efisiensi, menjangkau pasar lebih luas, dan tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumen yang kini lebih nyaman berbelanja daring. Melalui inisiatif AI Hosting, Exabytes hadir mendukung langkah besar ini. Kami percaya masa depan UMKM Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka untuk beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi. SME DigitalFest menjadi langkah konkret untuk menyalakan kembali nadi digital ekonomi bangsa,” tutup Indra Hartawan. (Adv)
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran krusial dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Kemendagri mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan stadion sebagai upaya memperkuat ekosistem sepak bola sekaligus pemberdayaan UMKM.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Indonesia resmi jadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. Hampir 462 ribu coffee shop tumbuh dari budaya nongkrong, UMKM, dan ekosistem digital.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, menyampaikan pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 196 pelaku UMKM berjualan.
Sebagai agency terkemuka, HDA GO memposisikan diri sebagai solusi end-to-end bagi pemilik restoran, coffee shop, tempat makan, hingga penginapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved