Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni dinilai berhasil menorehkan kinerja positif berkat sinergisitas antara Komisi IV DPR RI dan pemerintah dalam mengawal berbagai program strategis kehutanan. Capaian ini tercermin dari hasil Survei IndoStrategi yang menempatkannya di posisi 10 besar menteri berkinerja terbaik nasional.
Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil konsistensi Raja Juli Antoni dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto, terutama melalui Program Perhutanan Sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Menurut saya karena beliau konsisten menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto soal kehutanan sosial. Program itu langsung menyentuh masyarakat, manfaatnya terasa nyata," ujar Rajiv, Senin (20/10).
Rajiv menambahkan, keberhasilan Kementerian Kehutanan tidak lepas dari kemauan Raja Juli Antoni untuk belajar, berdiskusi, dan berkolaborasi dengan DPR. Ia menilai, komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan Komisi IV menjadi kunci efektivitas kebijakan sektor kehutanan.
“Kalau kinerja kementerian baik, berarti DPR-nya juga baik, terutama Komisi IV. Kalau kami lihat, Raja Juli Antoni memang mau belajar dan berdiskusi dengan Komisi IV DPR,” jelas Rajiv.
Rajiv juga menyoroti peran Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), yang dinilai aktif dan tegas dalam menjalankan fungsi pengawasan serta koordinasi.
“Tentu ada peran dari Ketua Komisi IV. Ibu Titiek enggak pernah absen dalam setiap kegiatan. Mulai dari rapat hingga kunjungan, beliau memimpin langsung. Sehingga di bawah kepemimpinan beliau Komisi IV cukup aktif,” ujar Rajiv.
Dalam Survei IndoStrategi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menempati posisi pertama dengan skor 3,35. Raja Juli Antoni berada di peringkat kesembilan dengan skor 3,08, sejajar dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan capaian program prioritas setiap kementerian. “Semua kementerian memperoleh skor sedang, tetapi ada variasi. Yang tertinggi diraih Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skor 3,35,” ujarnya.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti – skor 3,35
Menlu Sugiono – skor 3,32
Menag Nasaruddin Umar – skor 3,26
Mendiktisaintek Brian Yuliarto – skor 3,22
Mentan Amran Sulaiman – skor 3,21
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa – skor 3,15
Mendagri Tito Karnavian – skor 3,14
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin – skor 3,13
Menhut Raja Juli Antoni – skor 3,08
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani – skor 3,08
WAKIL Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan apresiasi atas capaian strategis sektor pangan pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
ANGGOTA Komisi IV DPR-RI Adrianus Asia Sidot, mengapresiasi pemerintah yang telah secara resmi menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20% mulai Rabu (22/10).
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja di BPPMHKP Makassar.
CEMARAN senyawa merkuri ditemukan di Waduk Cirata, Jawa Barat. Kandungan merkuri ditemukan dari tubuh ikan yang diambil dari waduk Cirata.
status direksi, komisaris, dan dewan pengawas BUMN yang bukan lagi penyelenggara negara. Anggota DPR menegaskan pelaku korupsi tetap harus diadili meskipun bukan penyelenggara negara.
DEPUTI Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas menekankan agar pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati harus dikelola secara bertanggung jawab.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial seluas 4.237 hektare kepada lima kelompok masyarakat di Riau.
Berdasarkan data Kementerian Kehutanan (Kemenhut), nilai transaksi ekonomi dari kegiatan masyarakat kehutanan tercatat telah mencapai Rp4,5 triliun.
Perhutanan sosial bukan hanya soal memberikan akses kelola hutan, melainkan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Data Kementerian Kehutanan mencatat Perhutanan Sosial dimanfaatkan 1,4 juta keluarga dengan nilai ekonomi mencapai ratusan miliar rupiah hingga September 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved