Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 19 Oktober 2025. Cuaca ekstrem ini dipicu oleh aktivitas Siklon Tropis Vention yang tengah melintas di timur Filipina dan bergerak ke arah barat–barat laut menuju Laut Cina Selatan.
Masyarakat pesisir diimbau mewaspadai gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter, yang berpotensi terjadi di:
Selain itu, banjir rob berpotensi terjadi di pesisir Sumatera Utara, Jawa Tengah bagian utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
BMKG juga mencatat suhu udara yang cukup tinggi di beberapa kota besar seperti Kupang, Palangkaraya, dan Banjarmasin, yang diperkirakan mencapai 33–35 derajat Celsius. Masyarakat diminta menjaga asupan cairan tubuh dan menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan.
Hujan ringan: Denpasar, Mataram, dan Kupang
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan ini bersifat umum dan dapat berubah. Untuk informasi cuaca yang lebih spesifik dan terbaru setiap jamnya, masyarakat dapat memantau aplikasi Info BMKG atau mengakses www.bmkg.go.id. (BMKG/P-4)
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Langkah darurat yang segera dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca dengan mengerahkan tiga pesawat guna mengurangi intensitas hujan.
OMC bukanlah solusi sapu jagat. Dia hanya merupakan bagian dari penanganan banjir yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi.
BMKG: Rekayasan atau modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved