Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, diabetes sering dianggap sebagai penyakit orang dewasa atau lanjut usia. Namun, remaja kini juga semakin banyak yang mengalaminya.
Perubahan gaya hidup modern seperti pola makan tidak sehat, kurang gerak, dan tidur tidak teratur menjadi pemicu utama meningkatnya kasus diabetes pada usia muda.
Kondisi ini sering kali tidak disadari karena gejalanya tampak ringan dan mirip dengan kelelahan biasa. Padahal, jika tidak segera ditangani, diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius bahkan sebelum seseorang berusia 30 tahun.
Remaja sering kali mengabaikan sinyal awal dari tubuhnya. Gejala diabetes bisa tampak sepele, namun sebetulnya merupakan tanda bahwa metabolisme tubuh sedang terganggu. Berikut sembilan tanda yang perlu diwaspadai:
Tanda-tanda tersebut muncul karena kadar gula darah tinggi membuat sel tubuh kekurangan energi, sementara sistem kekebalan tubuh melemah.
Dulu, diabetes tipe 2 lebih sering dialami oleh orang dewasa. Kini, pola hidup tidak sehat di kalangan remaja membuat penyakit ini muncul jauh lebih cepat. Beberapa faktor yang berperan antara lain:
Selain itu, perubahan hormon selama masa puber juga dapat memengaruhi sensitivitas insulin, sehingga kadar gula darah lebih mudah meningkat.
Diabetes pada usia remaja memiliki risiko jangka panjang yang besar. Jika kadar gula darah tidak terkendali, dampaknya bisa dirasakan sejak dini, antara lain:
Semakin muda usia penderita, semakin panjang waktu paparan tubuh terhadap kadar gula tinggi, dan itu berarti risiko komplikasi pun meningkat.
Kabar baiknya, diabetes bisa dicegah. Perubahan kecil dalam keseharian dapat membantu menekan risikonya:
Penyakit diabetes dapat dialami oleh remaja, terutama yang menjalani gaya hidup serba instan dan minim aktivitas fisik.
Mengenali gejala sejak dini, memperbaiki pola hidup, serta menjaga keseimbangan antara nutrisi, aktivitas, dan istirahat dapat menjadi langkah awal untuk mencegah diabetes menyerang di usia muda.
Sumber: Alodokter, Siloam Hospital
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Langkah pertama dalam merawat luka diabetes adalah menjaga kebersihan luka setiap hari. Luka harus dibersihkan menggunakan air mengalir dan sabun
Diabetes tipe 5 atau maturity onset diabetes of the young (MODY), merupakan variasi diabetes yang biasanya muncul pada usia muda biasanya kurang dari 25 tahun.
Ubi jalar tetap bermanfaat bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dengan porsi tepat dan cara pengolahan yang sesuai. Simak penjelasan gizinya.
Diabetes kerap berkembang diam-diam. Banyak orang baru menyadari penyakit ini saat kadar gula darah sudah tinggi dan menimbulkan komplikasi serius.
Diabetes tipe 2 muncul ketika tubuh menjadi resisten terhadap insulin dan/atau tidak memproduksi insulin cukup untuk menjaga kadar glukosa darah tetap normal.
Diabetes Tipe 5 berhubungan dengan malnutrisi dan lebih banyak menyerang remaja serta dewasa muda yang kurus dan kekurangan gizi, terutama di kalangan rumah tangga berpenghasilan rendah
Diabetes melitus tipe 1 semakin sering dijumpai pada anak-anak, dengan gejala seperti sering haus, peningkatan nafsu makan, penurunan berat badan, dan kelelahan.
Penderita diabetes mungkin bangun tidur dengan rasa lapar yang berlebihan, yang dikenal sebagai polifagia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved