Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 24 gempa bumi susulan terjadi setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,7 yang mengguncang wilayah Banyuwangi pada Kamis (25/9).
Dalam laporan terbaru yang diperbarui pada pukul 01.21 WIB, Jumat (26/9), BMKG melaporkan gempa susulan memiliki rentang kekuatan M1,8 hingga M3,6. Meski demikian, seluruh gempa susulan tersebut tidak ada yang dirasakan masyarakat.
“Jumlah event susulan yang tercatat hingga saat ini sebanyak 24 kali, dengan magnitudo terbesar M3,6 dan terkecil M1,8,” demikian keterangan BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada, serta memastikan informasi resmi hanya diperoleh dari kanal resmi BMKG. Hingga kini, aktivitas gempa susulan dipantau secara intensif oleh jaringan seismograf BMKG.
(H-3)
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur tahap awal akan melakukan sosial recovery terhadap warga yang terdampak gempa bumi di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
Sejak Januari 2026, pusat-pusat tekanan rendah tersebut telah mulai terpantau di wilayah selatan Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan intensitas hujan di sejumlah daerah.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved