Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Basnang Said mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi peluang bagi pesantren untuk lebih mandiri dan berdaya. Hal itu akan berlaku ketika pondok pesantren memiliki satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
"MBG itu kita berharap bahwa pesantren itu bisa menjadi SPPG," ungkapnya di Jakarta (25/9).
Basnang pun memerinci keuntungan yang didapat pesantren jika mampu menjadi SPPG.
"Kita sudah mencoba menghitung-hitung, kalau sebuah pesantren itu menjadi SPPG, maka ada keuntungan kira-kira kurang lebih 100 jutaan per bulan di Pondok pesantren. Kenapa? Karena kan hitungannya 15 ribu per siswa, per santri, kali 24 kali makan tambah kemudian kali 3 ribu santri," tambahnya.
Kendati demikian, Basnang mengakui tidak mudah bagi pesantren untuk menjadi SPPG dengan segala persyaratan yang harus dipenuhi, dari lokasi hingga modal.
"Hanya memang untuk menjadi SPPG itu tidak gampang karena ada standar-standar yang harus dipenuhi. Hanya memang problemnya kalau pesantren menjadi SPPG kan harus punya modal. Sementara pesantren tidak banyak untuk itu (modal)," sambungnya.
Untuk itu, pihaknya mendorong agar pesantren bisa menjadi SPPG. "Nah makanya kita berharap bahwa andaikan kemudian negara bisa mengafirmasi pesantren memberikan modal agar menjadi SPPG. Itu menjadi sebuah unit usaha yang sangat bagus bagi pesantren".
Saat ini, sebanyak 40 pondok pesantren yang tersebar di sejumlah wilayah telah memiliki SPPG dalam mendukung program MBG.
"Banyak di antara mereka masih memang dibiaya oleh pihak ketiga. tetapi sesungguhnya tempatnya di pondok pesantren," sebutnya.
Menurutnya, ada manfaat besar jika pesantren mempunyai SPPG yang dikelola sendiri.
"Jadi santrinya bergizi akan menghasilkan anak-anak yang berprestasi, pesantrennya termandirikan," pugkasnya.
Di sisi lain, menyongsong Hari Santri 2025, Kementerian Agama menegaskan kembali peran penting santri dan pesantren dalam menjaga moral bangsa sekaligus motor penggerak peradaban dunia.
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Suyitno mengatakan pesantren selalu mengajarkan moderasi dan toleransi. Jika ada oknum yang mengatasnamakan pesantren untuk kepentingan ekstrem, hal itu bukanlah cerminan nilai pesantren.
"Kitab kuning dan tradisi keilmuan pesantren justru melahirkan semangat inklusif dan pluralisme," kata dia. (Ant/M-3)
KPK didesak mengusut tuntas aliran dana dugaan korupsi kuota haji Kemenag 2023–2024 yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp1 triliun.
Angka ini melampaui target yang ditetapkan Bappenas, yaitu 1,3 juta pegawai.
Kemenag telah menerbitkan petunjuk teknis (juknis) PMBM sebagai acuan pelaksanaan seleksi di seluruh madrasah.
Sebanyak 1.636 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji mengikuti diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede. Pelatihan meliputi baris-berbaris, pelayanan jemaah, hingga bahasa Arab intensif.
Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK mengumumkan mulai melakukan penyidikan kasus kuota haji.
Meski begitu, Melissa berharap semua hak kliennya dipenuhi, meski sudah menjadi tersangka. Salah satunya yaitu menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
BGN menargetkan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi (MBG) pada 2026 melalui penerapan akreditasi dan sertifikasi bagi seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved