Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniota (PKM-RSH) Universitas Gadjah Mada melakukan penelitian fenomena Komunitas Marah-Marah yang ada di platform X (yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Komunitas daring ini menjadi sorotan karena menjadi tempat warganet mengekspresikan kemarahan, kekecewaan, dan keresahan mereka di ruang digital.
Ketua Tim PKM-RSH UGM, Muh Faiq Fauzan, Jumat, menjelaskan penelitian tersebut dimaksudkan untuk untuk memahami bagaimana komunitas tersebut berfungsi sebagai safe space (ruang aman) sekaligus toxic space (ruang beracun) bagi penggunanya.
Penelitian itu sendiri diberi judul "Antara Safe Space dan Toxic Space: Studi Ekologi Media terhadap Komunitas Marah-Marah di Media Sosial X" dan mengamati kondisi kebiasaan bermedia sosial masyarakat Indonesia terkhusus di Komunitas Marah-Marah melalui pola komunikasi digital.
Dalam melakukan riset mengenai pola komunikasi yang terbentuk dalam Komunitas Marah-Marah di X, katanya tim ini mendapat pendampingan dari dosen Fisipol UGM, Mashita Phitaloka Fandia Purwaningtyas, S.I.P., M.A. Muh Faiq Fauzan menjelaskan sebagai salah satu media sosial dengan jumlah pengguna terbesar di Indonesia, X menyediakan fitur komunitas yang memungkinkan interaksi berbasis minat dan emosi.
Komunitas Marah-Marah, yang awalnya hadir sebagai wadah pelepasan stres dan emosi negatif sehari-hari dalam perkembangannya menjadi ruang interaksi yang sangat aktif dan dinamis. Jumlah anggotanya pun melonjak drastis, dan bersamaan dengan pertumbuhan tersebut muncul persoalan baru berupa penyebaran ujaran kebencian, serangan personal, dan diskriminasi digital.
“Kami tertarik meneliti Komunitas Marah-Marah karena lonjakan anggotanya sangat signifikan. Dalam waktu satu tahun, jumlah pengguna meningkat tiga kali lipat hingga mencapai satu juta. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang merasa perlu untuk mencari ruang pelampiasan emosi di media sosial,” jelas Muh Faiq Fauzan.
Untuk menelaah fenomena tersebut secara mendalam, kata Faiq, tim menggunakan pendekatan Teori Ekologi Media dari Marshall McLuhan. Teori ini, disebutnya, menyoroti bahwa setiap media tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga membentuk cara berpikir dan pola interaksi penggunanya. Dalam konteks media sosial X, fitur seperti retweet, komentar terbuka, serta sistem algoritma menjadi elemen penting yang mempengaruhi dinamika komunikasi di dalam komunitas daring.
Sejalan dengan kerangka teorinya maka metode riset yang digunakan adalah mixed-method, yaitu perpaduan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tim mengawali riset dengan observasi partisipatoris untuk memetakan pola komunikasi dalam komunitas. Dari observasi dilanjutkan dengan survei terhadap anggota Komunitas Marah-Marah, serta wawancara mendalam untuk menggali lebih jauh persepsi dan pengalaman pengguna terkait kenyamanan, keamanan, dan risiko dalam berinteraksi di ruang digital tersebut.
“Dari berbagai temuan awal, tim melihat bahwa Komunitas Marah-Marah memiliki dua sisi yang kontras. Di satu sisi, komunitas ini memberikan ruang bagi pengguna untuk mengekspresikan diri tanpa rasa takut akan penghakiman, dan menciptakan rasa keterhubungan emosional antarpengguna. Di sisi lain, komunitas ini juga menjadi tempat subur bagi penyebaran komentar bernada negatif dan diskriminatif, pelanggaran privasi, bahkan memicu cyberbullying,” ucapnya.
Faiq menuturkan dalam satu unggahan bisa ditemukan dukungan emosional dari sesama pengguna. Meski begitu, disisi lain ditemui pula komentar yang merendahkan atau bersifat ofensif. Kompleksitas persoalan inilah yang membuat Tim PKM-RSH Fisipol UGM tertarik melakukan riset. Melalui riset ini, tim berharap dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan literasi digital masyarakat, khususnya dalam membangun ruang daring yang lebih inklusif dan empatik.
Selain menghasilkan laporan ilmiah dan artikel akademik, tim berencana meluncurkan kampanye edukasi untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya etika berkomunikasi dan batas-batas ekspresi di media sosial. “Hasil riset ini juga diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia melalui policy brief yang menekankan etika bermedia serta pembentukan karakter warganet yang kritis, empatik, dan bertanggung jawab,” imbuh Faiq. (H-2)
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
X resmi membatasi fitur AI Grok untuk mengedit foto orang asli dengan pakaian terbuka. Langkah ini diambil usai protes keras dari Indonesia hingga Inggris.
X berjanji akan melakukan perbaikan sistem internal agar fitur AI mereka, Grok, tidak disalahgunakan.
DALAM persaingan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin ketat di awal tahun 2026, nama Grok AI terus menjadi sorotan utama menandingi ChatGPT (OpenAI) dan Gemini.
IWF menemukan bukti Grok AI milik Elon Musk digunakan jaringan kriminal untuk membuat konten asusila anak (CSAM). Parlemen Inggris bereaksi keras.
Komisi I DPR RI mendesak Komdigi memblokir platform X jika gagal mengendalikan Grok AI yang memproduksi konten pornografi deepfake. Negara tak boleh kalah.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Christiano Pangarapenta Pangindahen Tarigan dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp12 juta subsidair enam bulan kurungan.
Perahu mahasiswa UGM tenggelam di perairan Pulau Wahr, Maluku Tenggara, Selasa (1/7). Dua mahasiswa ditemukan meninggal, sementara lima lainnya selamat.
PIHAK Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengaku akan melakukan evaluasi tentang sistem pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
SEORANG mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Maluku Tenggara.
Setia Budi Tarigan, orangtua dari Christiano Tarigan, pengemudi mobil BMW yang menabrak Argo Ericho Afandhi hingga tewas, menyampaikan permohonan maaf.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved