Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BELL'S palsy adalah kelumpuhan mendadak pada salah satu sisi wajah. Kondisi ini kerap dikira stroke karena wajah tampak “menurun”, padahal stroke biasanya juga melibatkan kelumpuhan tangan atau kaki.
Siapa pun bisa terkena Bell’s palsy, tetapi risikonya lebih tinggi pada ibu hamil, penderita diabetes, dan mereka yang sedang mengalami infeksi pernapasan atas. Penyebab pastinya belum jelas, namun diduga akibat peradangan saraf wajah yang dipicu infeksi virus seperti herpes simplex, varicella zoster, influenza, atau cytomegalovirus.
Jika kelumpuhan wajah disertai gejala lain, misalnya sulit bicara, lumpuh di tangan/kaki, pusing hebat, atau gangguan penglihatan, segera periksa ke dokter, karena bisa jadi tanda stroke.
Sebagian besar penderita pulih dalam beberapa minggu hingga bulan. Terapi yang umum diberikan:
Dalam kasus berat, operasi dekompresi saraf mungkin dipertimbangkan. Pasien juga dianjurkan melindungi mata saat tidur dan rutin melakukan latihan wajah di rumah.
Belum ada cara khusus mencegah Bell’s palsy, namun pola hidup sehat dapat menurunkan risiko: makan bergizi, rutin olahraga, kelola stres, kendalikan penyakit kronis (diabetes, hipertensi), serta hindari rokok dan alkohol. (Siloam Hospitals, Alodokter/Z-10)
Firbilasi Atrium merupakan pemicu utama stroke kardioembolik, yakni stroke yang terjadi akibat gumpalan darah yang berasal dari jantung.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Metode MENARI dilakukan dengan meletakkan jari telunjuk dan tengah pada pergelangan tangan atau leher selama 30 detik, lalu hasilnya dikalikan dua untuk mendapatkan denyut per menit.
Secara medis, stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terputus, sehingga otak kekurangan nutrisi dan oksigen. Kondisi ini menyebabkan sel-sel otak rusak atau hancur dalam waktu singkat.
Peneliti temukan orang yang aktif di malam hari (night owls) memiliki risiko stroke dan serangan jantung lebih tinggi, terutama pada perempuan. Simak penjelasannya.
Dokter menyebut stroke muncul karena kebiasaan pria tersebut yang mengonsumsi minuman berenergi berlebihan setiap hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved