Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
CAT kuku gel yang populer karena tahan lama, kini menjadi sorotan besar di Eropa. Uni Eropa resmi melarang salah satu bahan kimia utama yang digunakan dalam produk tersebut dan beberapa kosmetik lainnya.
Larangan yang mulai berlaku minggu ini menargetkan trimethylbenzoyl diphenylphosphine oxide (TPO), bahan yang kini diklasifikasikan sebagai “racun reproduksi” oleh Komisi Eropa.
TPO adalah fotoinisiator yang membantu cat kuku gel mengering di bawah sinar ultraviolet (UV). Zat ini menimbulkan reaksi kimia yang membuat cat kuku cepat mengeras dan mengering, sehingga tampilannya lebih tahan lama.
Produk yang mengandung TPO umumnya digunakan di salon karena memerlukan lampu UV untuk mengeringkan cat kuku gel.
Larangan diterapkan karena penelitian pada hewan menunjukkan TPO dapat menyebabkan kelainan testis dan menurunkan kesuburan.
"Uni Eropa telah melarang penggunaan TPO baik di rumah maupun di tempat kerja karena kekhawatiran toksisitas reproduksi yang teridentifikasi dalam studi hewan," ujar David Andrews, penjabat kepala ilmuwan di Environmental Working Group.
Kelly Dobos, ahli kimia kosmetik dan instruktur tambahan di James L. Winkle College of Pharmacy, Universitas Cincinnati, menjelaskan paparan TPO pada manusia berbeda dengan penelitian hewan. Oleh karena itu, meskipun berpotensi berbahaya, konsumen tidak perlu panik.
“Jika kita bicara tentang cat kuku, jelas bukan seperti itu cara kita terpapar TPO. Kita tidak memakan cat kuku. Jadi, ini adalah rute paparan yang berbeda,” jelasnya.
Dobos menambahkan, banyak produk sudah menggunakan bahan pengganti yang lebih aman. Konsumen disarankan bertanya di salon apakah produk yang dipakai bebas TPO atau beralih ke cat kuku tradisional yang sudah lama terbukti aman.
Dewan Keselamatan Produsen Kuku menegaskan bahwa larangan ini hanya berlaku untuk bahan TPO, bukan seluruh kategori cat kuku gel.
Produk yang menggunakan fotoinisiator lain tetap boleh dipasarkan di Eropa. Sementara produk yang mengandung TPO harus ditarik dari pasaran dan tidak boleh lagi dijual.
Doug Schoon, ketua Dewan Keselamatan Produsen Kuku, menenangkan konsumen dengan mengatakan, “Ini adalah pembatasan regulasi untuk satu bahan, bukan larangan untuk seluruh kategori produk.”
Inggris diperkirakan akan menerapkan aturan serupa tahun depan. Di Amerika Serikat, penggunaan TPO masih diperbolehkan.
Beberapa produsen mungkin akan menghapus TPO dari produk mereka secara sukarela. Meskipun FDA tidak diperkirakan akan melarangnya di tingkat nasional. California bahkan sudah melarang 26 bahan kimia dalam produk kosmetik, termasuk cat kuku, sejak 2023.
Uni Eropa dikenal lebih cepat mengambil tindakan untuk melindungi kesehatan masyarakat, sedangkan FDA di AS cenderung menunggu bukti dampak nyata sebelum melarang suatu bahan. (CNN/Z-2)
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif Donald Trump.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved