Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini, pria buang air sambil berdiri. Hal ini dianggap praktis, cepat, dan sudah menjadi kebiasaan yang umum di banyak budaya. Namun, sejumlah penelitian dan pendapat ahli menunjukkan buang air kecil dalam posisi duduk ternyata memiliki berbagai keuntungan, baik dari sisi kesehatan maupun kebersihan.
Meski masih ada anggapan duduk saat buang air kecil kurang “maskulin”, sebenarnya cara ini bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dan nyaman bagi sebagian pria.
Berikut adalah beberapa manfaat utama buang air kecil dengan duduk dikutip dari Smart Wellnes:
Posisi duduk membuat otot dasar panggul lebih rileks, sehingga aliran urine bisa keluar lebih lancar. Hal ini sangat membantu pria yang mengalami pembesaran prostat (BPH), karena kondisi ini sering menghambat aliran urine. Dengan kandung kemih yang lebih kosong, risiko infeksi saluran kemih (ISK) atau sisa urine yang menumpuk bisa berkurang.
Duduk membuat otot panggul tidak perlu bekerja keras saat buang air kecil. Pria yang memiliki kelemahan atau gangguan fungsi otot panggul akan merasakan manfaat yang lebih signifikan.
Jika dilakukan terus-menerus, berdiri sambil menahan atau mendorong urin justru bisa menambah beban otot panggul dan memicu masalah seperti nyeri, inkontinensia, hingga disfungsi ereksi.
Duduk mengurangi risiko cipratan urine yang sering terjadi saat berdiri. Kamar mandi lebih bersih karena tidak ada sisa urine di lantai, toilet, atau pakaian. Kebersihan diri juga lebih terjaga, karena cipratan yang menempel pada kulit bisa memicu bau dan bakteri.
Seiring bertambahnya usia, prostat pria dapat membesar dan membuat buang air kecil menjadi lebih sulit. Duduk dapat mengurangi tekanan pada prostat, sehingga aliran urin menjadi lebih lancar. Posisi ini juga bisa mengurangi rasa tidak nyaman saat berkemih.
Bagi sebagian pria, duduk memberikan rasa lebih rileks dan santai. Posisi tubuh saat duduk membuat perut bagian bawah dan otot panggul lebih mudah mengendur.Hal ini membantu proses buang air kecil menjadi lebih tenang dan tuntas, tanpa terburu-buru. (Smart Wellnes/Aeroflow Urology/Z-2)
PADA umumnya buang air kecil (BAK) dengan rata-rata 4-7 kali dalam sehari, namun apabila lebih dari itu maka disarankan untuk segera pergi ke dokter.
Buang air kecil hingga 7 kali sehari masih normal. Tapi jika lebih sering, bisa jadi tanda masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih hingga diabetes.
Normalnya, ibu hamil setiap empat sampai enam jam sekali harus pipis, karena kalau tidak buang air kecil selama itu, tandanya ibu dehidrasi.
Biasanya kanker prostat terjadi, di antaranya karena faktor usia, keturunan sehingga memiliki risiko dua kali lebih besar, kurangnya olahraga, hingga pola hidup tidak sehat.
Kandung kemih rata-rata menampung antara 400ml sampai 600ml, dan orang biasanya perlu buang air kecil empat hingga delapan kali sehari.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved