Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah gemuruh kendaraan dan langkah kaki yang lalu-lalang, suara gitar dan nyanyian musisi jalanan kini tak lagi sekadar hiburan pinggir jalan. Sebuah gerakan baru yang digagas oleh Kementerian Hukum mulai membuka akses bagi para seniman akar rumput untuk memperoleh hak royalti atas karya cipta mereka, melalui penguatan sistem Hak Kekayaan Intelektual (Haki).
Inisiatif ini menjadi angin segar bagi pelaku seni yang selama ini berkarya di ruang terbuka tanpa perlindungan hukum yang memadai. Dengan dukungan regulasi dan fasilitasi dari pemerintah, musik jalanan mulai diakui sebagai bagian sah dari ekosistem budaya nasional.
Salah satu figur sentral dalam gerakan ini adalah Willy Prakarsa, pencipta lagu sekaligus Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98). Ia aktif mengadvokasi hak-hak musisi jalanan agar karya mereka tidak hanya dinikmati, tetapi juga dihargai secara hukum dan ekonomi.
“Musik rakyat adalah suara hati bangsa. Kini saatnya kita beri ruang, kita lindungi, dan kita apresiasi,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (19/8).
Gerakan ini bukan sekadar soal perlindungan hukum, tetapi juga tentang membangun ekosistem musik yang adil dan berkelanjutan. Dari panggung trotoar hingga ruang pertunjukan nasional, karya anak negeri kini punya peluang untuk tumbuh dan dihargai.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, musik Indonesia melangkah menuju masa depan yang lebih berdaulat di mana setiap nada punya nilai, dan setiap seniman punya hak. (E-3)
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Pendistribusian royalti dilakukan dalam dua gelombang, yakni pada periode Januari–April 2025 yang didistribusikan melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).
Persoalan ini mencuat setelah sekitar 60 pencipta lagu melaporkan LMKN ke KPK pada 6 Januari lalu. Mereka menduga adanya ketidakwajaran dalam penahanan dana royalti.
Tanpa pengelolaan yang jelas, penggunaan musik di ruang komersial berisiko tidak konsisten dan rentan terhadap pelanggaran hak cipta.
Posisi penyelenggara sangat sentral karena memegang kendali atas pengelolaan tiket dan skala pertunjukan.
MK menegaskan pembayaran royalti melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dan dibayar oleh penyelenggara. Hal itu diatur dalam UU Hak Cipta
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved