Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLUENZA atau flu merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan virus RNA dari famili Orthomyxoviridae. Virus ini terutama menyerang sistem pernapasan atas dan bawah, termasuk rongga hidung, tenggorokan, dan paru-paru.
Masyarakat awam sering keliru membedakan flu dengan pilek. Gejala flu dan pilek sepintas serupa, namun dua penyakit yang berbeda.
Gejala pilek cenderung muncul perlahan dan ringan, sehingga tidak terlalu memengaruhi rutinitas penderitanya. Sementara itu, flu memiliki gejala yang lebih serius dan kerap menghambat aktivitas.
Penderita flu umumnya menunjukkan gejala berupa demam, sakit kepala, batuk, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, serta radang tenggorokan. Gejala ini biasanya memburuk dalam rentang waktu 2 hingga 4 hari sebelum akhirnya membaik.
Lantas, bagaimana sebaiknya penderita menghadapi situasi seperti ini? Apakah mungkin flu diredakan hanya dengan cara alami tanpa resep dari dokter?
Berikut 5 cara alami yang bisa dilakukan penderita untuk meredakan flu di rumah, mengutip dari verywellhealth.
Menjaga kecukupan cairan dan mineral tubuh menjadi penting. Mengingat flu sering kali memicu dehidrasi akibat gejala seperti demam tinggi, hidung tersumbat, mual-muntah, hingga diare. Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan tubuh dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan melonggarkan lendir, sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui batuk.
Konsumsi minuman hangat seperti teh herbal atau campuran lemon dengan madu efektif dalam mengurangi nyeri tenggorokan, meredakan demam ringan, serta mengurangi peradangan pada saluran pernapasan.
Penting juga untuk mengonsumsi air dan larutan elektrolit. Hal ini untuk mengembalikan cairan yang terbuang dan mengembalikan fungsi tubuh secara optimal.
Memberikan waktu istirahat yang cukup saat tubuh sedang terserang flu membantu memperkuat sistem imun dalam melawan virus. Tidur yang cukup dapat mengurangi gejala seperti rasa lelah dan hidung mampet, serta mempercepat proses pemulihan.
Minyak esensial seperti eucalyptus, peppermint (mentol), thyme, lavender, dan tea tree juga dapat membantu mengatasi masalah flu dan saluran pernapasan. Minyak esensial diketahui memiliki efek yang dapat membantu meredakan rasa nyeri dan menurunkan peradangan.
Mandi air hangat dengan beberapa tetes minyak esensial juga dapat membantu mengurangi nyeri tubuh dan gejala flu lainnya. Selain itu, uap dari air panas yang diberi beberapa tetes minyak esensial juga bermanfaat untuk meredakan hidung tersumbat.
Berkumur dengan air garam dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada tenggorokan. Caranya, campurkan satu sendok teh garam dalam secangkir air hangat. Kumur-kumurlah selama 10 sampai 30 detik guna membersihkan area mulut. Lakukan ini secara berulang sebanyak 3 sampai 4 kali.
Bawang putih telah lama dikenal karena manfaat kesehatannya, termasuk meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa studi menunjukkan bawang putih mampu menurunkan risiko terkena flu dan memperpendek durasinya.
Sebuah studi menjelaskan suplemen ekstrak bawang putih yang sudah diawetkan dapat membantu mengurangi efek gejala flu dengan meningkatkan fungsi sel imun.
Lima cara di atas dapat menjadi pilihan alternatif untuk meredakan gejala flu. Jika kondisi tidak juga membaik, segeralah konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (verywellhealth/Halodoc./Z-2)
KESEHATAN anak menjadi perhatian utama bagi orang tua, terutama saat memasuki musim hujan yang membawa perubahan cuaca ekstrem. Di periode ini, anak-anak sangat rentan mengalami alergi.
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Superflu merupakan sebutan populer untuk menggambarkan peningkatan signifikan kasus flu yang dipicu oleh strain tertentu.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Berbagai formula herbal dan rempah yang tersedia di dapur rumahan dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk pencegahan maupun membantu proses penyembuhan.
Istilah super flu belakangan ramai diperbincangkan publik seiring meningkatnya kasus influenza di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat.
Musim hujan memicu lonjakan berbagai penyakit infeksi pada anak, mulai dari influenza, campak, hingga cacar air, yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.
Musim hujan maupun masa pancaroba menjadi salah satu faktor risiko meningkatnya kasus flu dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Superflu merupakan sebutan populer untuk menggambarkan peningkatan signifikan kasus flu yang dipicu oleh strain tertentu.
Terkait perlindungan pada anak, IDAI merekomendasikan pemberian vaksin influenza dimulai sejak usia enam bulan.
Meningkatnya pemberitaan mengenai penyakit yang disebut sebagai super flu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait perlunya penggunaan obat antivirus untuk influenza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved