Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG Klinis A Kasandra Putranto menyebut terdapat sejumlah faktor yang mendukung pemulihan akibat kelelahan bekerja (burnout) yang diakibatkan oleh aktivitas pekerjaan.
"Sejumlah aktivitas dapat direkomendasikan sebagai bagian dari proses pemulihan, baik secara preventif maupun kuratif, dengan tujuan memulihkan keseimbangan psikologis dan meningkatkan ketahanan individu terhadap stres kerja," kata Kasandra, dikutip Sabtu (2/8).
Kasandra menjelaskan burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, mental, dan fisik yang memerlukan penanganan melalui pendekatan
holistik. Burnout dapat dipulihkan melalui intervensi yang tepat.
Namun, adanya akses terhadap layanan kesehatan mental seperti konseling psikologis, terapi perilaku kognitif (CBT), atau dukungan psikiatri dapat memberikan ruang bagi individu untuk memahami sumber stres, membangun strategi koping, serta mengembalikan fungsi psikologis dan produktivitas kerja sangat penting bagi kesembuhan pasien.
"Mengakses layanan kesehatan mental secara tepat dan konsisten dapat membantu seseorang pulih dari burnout. Namun, pemulihan burnout tidak selalu instan dan bergantung pada tingkat keparahan, dukungan lingkungan, dan keterlibatan individu dalam proses pemulihan," ucap dia.
Lebih lanjut, kesembuhan pasien juga perlu didukung beberapa hal seperti terapis psikologis berupa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang terbukti efektif dalam membantu individu mengubah pola pikir negatif dan mengelola stres.
Konseling secara individual dengan psikolog juga akan membantu penderita mengenali penyebab burnout dan mengembangkan solusi berbasis kekuatan pribadi.
"Faktor lainnya adalah adanya dukungan organisasi atau keluarga. Lingkungan kerja yang responsif dan relasi sosial yang suportif mempercepat proses pemulihan," ucapnya.
Faktor yang mempengaruhi itu, katanya, termasuk perubahan gaya hidup seperti manajemen waktu, aktivitas fisik, tidur cukup dan rekreasi psikologis.
Selain faktor-faktor tersebut, ada juga aktivitas yang direkomendasikan untuk mendukung proses pemulihan. Menurut Kasandra kegiatan pertama yang dapat dicoba adalah aktivitas relaksasi dan regulasi emosi.
Kegiatan ini berfokus pada ketenangan pikiran, misalnya, melatih pernapasan dalam dan meditasi mindfulness, untuk menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesadaran diri, toga dan tai chi yang mengintegrasikan gerakan fisik dengan konsentrasi dan relaksasi serta relaksasi otot progresif, sebagai teknik untuk melepaskan ketegangan fisik yang berkaitan dengan stres.
Penderita burnout juga direkomendasikan untuk mencoba aktivitas yang melibatkan fisik karena secara ilmiah mampu meredakan stres melalui peningkatan produksi hormon endorfin.
Misalnya, dengan berjalan kaki, berlari, bersepeda, berenang, atau aktivitas aerobik lainnya secara teratur minimal 30 menit per hari sebagai olahraga ringan di sela waktu kerja untuk menjaga sirkulasi dan konsentrasi.
Sebagai pilihan, penderita juga dapat mencoba aktivitas kreatif untuk mengekspresikan diri karena dapat membantu individu memulihkan rasa kendali dan makna pribadi, seperti menggambar, menulis jurnal, memainkan alat musik, berkebun, atau kegiatan kerajinan tangan.
Kehadiran emosional yang diperlukan, katanya, juga bisa didapat dari aktivitas sosial. Dukungan ini merupakan faktor protektif yang signifikan dalam pemulihan burnout.
Bentuk aktivitas yang dianjurkan berupa membangun komunikasi yang terbuka dengan keluarga, teman, atau kelompok pendukung atau berpartisipasi dalam kegiatan komunitas atau keagamaan yang memberikan rasa keterikatan dan makna.
Kasandra menyebut hal lain yang dapat dicoba adalah meningkatkan perawatan diri karena menjaga kesehatan dasar merupakan fondasi dalam pemulihan burnout.
Aktivitas ini mencakup tidur yang cukup dan berkualitas, menjaga pola makan seimbang dan hidrasi yang memadai, menghindari konsumsi alkohol, kafein, dan zat adiktif lainnya secara berlebihan, termasuk meluangkan waktu pribadi untuk istirahat dan rekreasi (me-time).
Terakhir, ia menyarankan penderita untuk melakukan refleksi diri dan reorientasi tujuan hidup melalui penulisan jurnal reflektif terkait sumber stres dan perkembangan personal atau reorientasi terhadap tujuan karier dan kehidupan agar selaras dengan kapasitas dan nilai pribadi. (Ant/Z-1)
Kematian Reno, anjing pelacak K-9 berjenis Belgian Malinois, menjadi duka bagi Kepolisian Daerah Riau.
Dengan meminta bantuan pada orang terdekat, berarti ibu menyadari bahwa ia memiliki batas dan membutuhkan istirahat.
Kelelahan yang tak kunjung membaik bisa menjadi tanda awal kanker otak. Kenali gejala lain seperti kejang, perubahan mood, dan gangguan memori.
BANYAK pasien kanker mengeluhkan rasa lelah luar biasa yang tak kunjung hilang, meski sudah cukup tidur dan beristirahat atau kelelahan akibat kanker
Jika keluhan rasa lelah tak kunjung membaik, hal tersebut dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup seseorang.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
PARA pemuda Indonesia didorong untuk melakukan telaah kritis pada dunia yang sudah berubah.
Komnas HAM memastikan penilaian kepatuhan HAM ini akan diperluas ke berbagai wilayah lainnya guna memperkuat akuntabilitas nasional.
PEKERJAAN bukan hanya sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga medium untuk menghadirkan nilai, makna, dan kontribusi nyata bagi sesama.
Terdapat peningkatan dua kali lipat jumlah resume dan lowongan kerja yang diunggah di dark web pada Q1 2024 dibandingkan dengan Q1 2023, dan angka ini tetap sama pada Q1 2025.
KY sempat mengalami penguatan anggaran dan dukungan politik yang lebih stabil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved