Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Wamen Viva Yoga: Pemuda Perlu Telaah Kritis pada Perubahan Konsep Pekerjaan

Ihfa Firdausya
26/12/2025 10:07
Wamen Viva Yoga: Pemuda Perlu Telaah Kritis pada Perubahan Konsep Pekerjaan
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam Rapat Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lamongan di Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025).(MI/Ihfa Firdausya )

PARA pemuda Indonesia didorong untuk melakukan telaah kritis pada dunia yang sudah berubah. Termasuk konsep tentang pekerjaan. Dengan itu, pemuda memiliki fondasi untuk menggerakkan ekonomi nasional dan bisa memajukan bangsa Indonesia ke depan. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam Rapat Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lamongan di Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (25/12).

Acara yang juga dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi itu diikuti puluhan pemuda Muhammadiyah. Viva melanjutkan, dengan masifnya teknologi seperti akal imitasi atau artificial intelligence (AI), pekerjaan-pekerjaan yang mengarah kepada kekuatan fisik sudah akan hilang diganti mesin dan robot.

"Ke depan yang dipentingkan itu adalah kekuatan teknologi dan sains yang akan mampu untuk menggerakkan ekonomi nasional dan bisa memajukan bangsa Indonesia ke depan,” ujarnya.

Ia menggambarkan pesatnya teknologi telah mengubah lanskap pekerjaan dan kebiasaan manusia. Dunia pun sudah adalah dalam genggaman masing-masing orang melalui telepon pintar. Dampaknya juga terasa pada pos-pos pekerjaan yang hilang atau berubah.

“Hal-hal yang berbau fisik itu akan hilang. Seperti di tol sudah tidak ada lagi manusianya. Di Tiongkok sopir sudah hilang, dan beberapa pekerjaan di pemerintahan juga hilang, semuanya serba menggunakan e-government,” paparnya.

Kemudian mobil-mobil dengan bahan bakar minyak (BBM) juga akan digantikan mobil listrik. Listriknya perlahan menggunakan energi ramah lingkungan seperti tenaga surya, tenaga gelombang panas, serta angin.

“Hal-hal demikian itu memerlukan sebuah telaahan dari pemuda Muhammadiyah, kira-kira nanti untuk ke depannya apa yang cocok buat gerakan pemuda Muhammadiyah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Viva juga menekankan kekuatan ekonomi Indonesia, terutama ekonomi kerakyatan. Program-program dari pemerintah Presiden Prabowo Subianto, katanya, adalah bagian dari kekuatan rakyat.

“Ada sekolah rakyat, makan bergizi gratis, swasembada pangan, pengelolaan sampah untuk energi, hilirisasi, kooperasi merah putih, dan lain sebagainya. Artinya rakyat dilibatkan dalam gerakan-gerakan ekonomi, sosial, dan budaya lebih masif dengan menggunakan institusi-institusi sosial untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” paparnya.

Dengan masifnya program-program itu, kata Viva, dampaknya akan terlihat pada pertumbuhan ekonomi yang lebih meningkat.

“Ekonomi rakyat ikut terlibat di dalamnya, sehingga akan mampu meningkatkan pendapatan, masyarakat bisa mandiri, dan kekuatan ekonomi bisa berkembang dengan baik,” tutupnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik