Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SENYUM ceria terukir lembut di wajah teduh Harto Wisongko, 45. Pria bertubuh kekar berjenggot tipis itu menjadi salah satu dari 40 kepala keluarga yang akan berangkat untuk bertransmigrasi pada Selasa (16/12). Pelepasan 40 KK untuk bertransmigrasi ke berbagai daerah tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di halaman Kantor Gubernur Lampung.
Harto berkisah, sebelumnya ia pernah menjadi karyawan bagian HRD di sebuah perusahaan tambang batu bara. Namun, ada 2017 silam, perusahaan tempatnya bekerja bangkrut. Ia pun menggunakan uang pesangon serta tabungannya untuk berwirausaha. Jatuh bangun berusaha telah ia lakoni hingga menjadi driver taksi online. Namun, upayanya belum membuahkan hasil.
Ia pun mendengar program transmigrasi dan mendaftarkan diri. Ia pun tak menyangka akan lolos terpilih sebagai salah satu peserta program Transmigrasi Nusakarya. Program ini akan mentransmigrasi keluarga dari daerah di luar provinsi tujuan transmigrasi. Ia menyebut, semula sempat pesimistis akan terpilih. Karena sejak awal, ia diberitahu bahwasannya peserta dengan usia di bawah 35 tahun akan lebih diprioritaskan.
Namun, ia tak putus asa. Ia tetap mendaftarkan diri sebagai peserta transmigrasi dengan bekal pengalamannya yang sebelumnya pernah mengikuti kursus menggunakan alat berat dan mesin-mesin pertanian. Ia pun dinyatakan lolos dan akan bertransmigrasi ke Desa Taramanu Tua, Poliwali Mandar, Sulawesi Barat.
"Dari 120 orang yang mendaftar, hanya lima yang lolos dari DKI," ucap pria yang sebelumnya tinggal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu.
Ia pun sungguh-sungguh dan antusias mengikuti pelatihan. Ia juga sudah berencana untuk mengintegrasikan lahan yang nantinya diberikan Pemda Poliwali Mandar.
"Saya rencananya akan mengintegrasikan lahannya menjadi pertanian terpadu. Jadi tidak hanya pertanian tapi juga ada budi daya ikan," tuturnya.
Selain Harto, ada pula Mursalim. Pria asal Lampung itu juga akan bertransmigrasi ke Poliwali Mandar. Sama halnya dengan Harto, Mursalim berharap dapat mengubah nasib di tanah baru yang akan menjadi tempat tinggalnya nanti.
"Dengan adanya transmigrasi yang disediakan pemerintah kami berharap, harapan-harapan kami bisa diwujudkan melalui program transmigrasi," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, ada pula peserta transmigran dari Banten dan Jawa Barat. Selain ke Sulawesi Barat, daerah tujuan transmigrasi lainnya yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. (E-4)
WAKIL Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi resmi melepas 40 Kepala Keluarga dengan 127 jiwa dari empat provinsi yang akan bertransmigrasi ke berbagai daerah, Selasa (16/12).
NHM dukung peresmian Bendungan Beringin Agung di Kao Barat, wujudkan sinergi dengan pemerintah untuk ketahanan pangan dan pembangunan desa
PARA pemuda Indonesia didorong untuk melakukan telaah kritis pada dunia yang sudah berubah.
WAKIL Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi resmi melepas 40 Kepala Keluarga dengan 127 jiwa dari empat provinsi yang akan bertransmigrasi ke berbagai daerah, Selasa (16/12).
NHM dukung peresmian Bendungan Beringin Agung di Kao Barat, wujudkan sinergi dengan pemerintah untuk ketahanan pangan dan pembangunan desa
Para menteri ditatar untuk membangun team work yang berkualitas.
Viva Yoga menjelaskan bahwa tugasnya adalah untuk membangun integrasi nasional dalam rangka pemerataan dan keadilan sosial untuk penduduk tidak berkecukupan untuk ditanggung oleh negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved