Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi resmi melepas 40 Kepala Keluarga dengan 127 jiwa dari empat provinsi yang akan bertransmigrasi ke berbagai daerah, Selasa (16/12). Pelepasan secara resmi para transmigran tersebut dilakukan di halaman Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung.
Ke-40 KK tersebut berasal dari DKI Jakarta (5 KK), Banten (10 KK), Lampung (10 KK), dan Jawa Barat (15 KK). Kegiatan pelepasan tersebut juga diikuti 35 KK transmigran dari Jawa Tengah dan Jawa Timur secara virtual.
Mereka akan bertransmigrasi ke Poliwali Mandar (Sulawesi Barat), Sidenreng Rappang (Sulawesi Selatan), Poso (Sulawesi Tengah), dan Halmahera Tengah (Maluku Utara).
Dipilihnya Lampung sebagai tuan rumah pelepasan transmigrasi kali ini adalah karena provinsi tersebut dahulu terkenal sebagai daerah tujuan transmigrasi. Lampung pun kini menjelma sebagai provinsi yang berkembang pesat. Masyarakat di Lampung pun bisa menerima para transmigran. Begitu pula para transmigran yang bertransmigrasi ke Lampung telah beralkulturasi dan menjadi satu dengan masyarakat Lampung.
Wamentrans menargetkan pada tahun ini program transmigrasi akan mentransmigrasikan 1.394 KK ke berbagai daerah. Program transmigrasi, sambungnya, bukanlah sekadar memindahkan, melainkan program yang bertujuan membangun pusat ekonomi baru dan memeratakan pembangunan.
"Program transmigrasi bertujuan untuk membangun pusat ekonomi baru. Karena warga yang bertransmigrasi ini umumnya adalah warga dari daerah yang sudah maju daerahnya sehingga diharapkan mereka bisa ikut membangun di wilayah lain yang belum berkembang. Sementara dari segi sosial, diharapkan transmigrasi bisa memperkuat kerukunan, kesatuan, dan persatuan," ujar Viva.
Sejak pertama kali dilaksanakan, program transmigrasi telah berhasil membentuk 1.567 desa baru, 114 kabupaten/kota dan tiga provinsi baru yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan.
Dalam program ini, para calon peserta transmigrasi terlebih dulu diseleksi. Setelah lolos tahap seleksi, mereka akan diberikan pelatihan berbagai keterampilan seperti pertanian, perkebunan, hingga budi daya perikanan. Satu keluarga akan diberikan lahan seluas 1 hektare belum termasuk rumah.
"Persoalan lahan sudah clean and clear ya. Jadi itu melalui reformasi agraria. Justru lahan itu yang menyediakan adalah pemdanya," ucap Viva.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Lampung Marindo Kurniawan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Lampung menjadi tuan rumah pelepasan transmigrasi.
"Transmigran adalah upaya negara agar pembangunan tidak menumpuk di satu tempat. Tujuannya sederhana, agar semua daerah punya peluang untuk maju. Lampung adalah contoh nyata bahwa program trans bisa berhasil," pungkasnya. (E-4)
Kementerian Transmigrasi sedang mengusulkan untuk Revisi Undang-Undang Transmigrasi.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
Azis berharap para transmigran mampu membangun kehidupan baru secara mandiri dan berkelanjutan di daerah tujuan.
SENYUM ceria terukir lembut di wajah teduh Harto Wisongko, 45.
Hasil temuan menunjukkan bahwa enam kampung di Distrik Muting dan sembilan kampung di Distrik Ulilin memiiki komoditas unggulan yang bervariasi.
PARA pemuda Indonesia didorong untuk melakukan telaah kritis pada dunia yang sudah berubah.
SENYUM ceria terukir lembut di wajah teduh Harto Wisongko, 45.
NHM dukung peresmian Bendungan Beringin Agung di Kao Barat, wujudkan sinergi dengan pemerintah untuk ketahanan pangan dan pembangunan desa
Para menteri ditatar untuk membangun team work yang berkualitas.
Viva Yoga menjelaskan bahwa tugasnya adalah untuk membangun integrasi nasional dalam rangka pemerataan dan keadilan sosial untuk penduduk tidak berkecukupan untuk ditanggung oleh negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved