Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dari Universitas Indonesia Luthfi Ari Wibowo menyarankan untuk menerapkan sistem 60-60 ketika mendengarkan suara, sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
"Tips pentingnya mengikuti anjuran WHO terkait masalah memakai alat bantu dengar seperti headset atau TWS dan sebagainya yaitu 60-60, kurang atau sama dengan 60% volume dengan durasi 60 menit sehari," kata Luthfi, dikutip Selasa (29/7).
Paparan suara keras secara terus menerus dapat menyebabkan tinitus kronis atau telinga berdenging dan penurunan pendengaran secara progresif.
Batas volume 60% bertujuan untuk menjaga tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh earphone atau headphone agar tidak terlalu tinggi dan merusak sel-sel rambut di koklea (rumah siput) telinga bagian dalam.
Sementara batas waktu 60 menit dalam sehari bertujuan untuk memberikan waktu istirahat bagi telinga agar tidak terpapar suara terus-menerus. Paparan suara yang berlebihan, bahkan pada tingkat volume yang moderat, dapat menyebabkan kerusakan pendengaran seiring waktu.
Selain itu, pelindung telinga sebaiknya digunakan jika harus berada di lingkungan yang bising seperti bengkel atau tempat konstruksi. Hal yang sama juga berlaku jika berada di tempat konser, bisa menggunakan pelindung telinga sebagai perlindungan tambahan.
Dokter di Rumah Sakit Proklamasi Jakarta ini juga menyarankan untuk menjaga kebersihan telinga secara berkala, namun, tidak dikorek secara berlebihan dan tidak menggunakan obat tanpa pengawasan dokter.
"Jaga kebersihan dan higienitas telinga tapi tidak dikorek-korek berlebihan, hindari obat atau toksik yang sifatnya tanpa pengawasan
medis, atau obat-obat yang memang seharusnya diresepkan dan diawasi penggunaannya," kata Luthfi.
Jadwalkan juga kunjungan ke dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT) apabila diperlukan, terutama bagi kelompok usia lansia atau pekerja yang bekerja di lingkungan dengan paparan suara keras sehari-hari.
"Pada anak yang jelas hindari paparan suara tinggi termasuk di sini mainan yang suaranya keras," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Suara yang sangat keras tidak hanya mengganggu telinga; paparan kebisingan di atas batas aman dapat merusak pendengaran secara permanen.
Penutupan kegiatan Wonder Voice of Indonesia sekaligus menjadi momentum lahirnya Asosiasi Pengisi Suara Indonesia (Aspesnesia).
Kemampuan utama seorang pengisi suara ada pada teknik dalam membawakan naskah agar terdengar hidup dan dapat menyampaikan pesan dengan tepat.
Studi lintas spesies dari Universitas Eötvös Loránd mengungkap bagaimana otak manusia, anjing, dan babi memproses suara.
NasDem perlu memperluas basis dukungan di Jawa, menyasar pemilih kelas menengah bawah, dan menjangkau generasi muda.
Headphone Tune 780NC dan Tune 680NC menghadirkan fitur Adaptive Noise Cancelling, sementara JBL Tune 730BT dan Tune 530BT berfokus pada pendengaran sehari-hari
Headphone Wing 2 dirancang untuk pelari dan atlet luar ruangan yang ingin tetap waspada terhadap lingkungan sekitar sambil mendengarkan musik.
Fikri mengatakan alat dengar yang digunakan sehari-hari disarankan memiliki noise cancelling sehingga tidak membuat pemakai mudah menaikan volume
Logitech G522 dibuat untuk para gamer yang membawa semangat dan kepribadian dalam setiap hal yang mereka lakukan
Dilengkapi dengan driver dinamis 40mm berlapis titanium, headphone ini menghadirkan kualitas suara beresolusi tinggi dengan detail yang kaya dan bass yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved