Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
APAKAH jenis kulit bisa berubah seiring waktu? Jawabannya: bisa. Menurut dr. Cecillia Young, Dokter Estetika di Klinik Athena Kemang, perubahan jenis kulit adalah hal yang umum terjadi dan dipengaruhi oleh tiga faktor utama: usia, hormon, dan skincare yang tidak sesuai.
Gunakan moisturizer secara rutin.
Pertimbangkan perawatan seperti serum kolagen atau treatment yang merangsang produksi kolagen alami.
Fokus pada hidrasi kulit—bukan sekadar mengontrol minyak.
Pilih produk yang menyeimbangkan kadar air dan minyak, bukan yang terlalu mengeringkan.
"Jenis kulit memang bisa berubah. Jangan terpaku pada tren skincare. Pahami kebutuhan kulitmu secara personal," ujar dr. Cecillia di sela sesi konsultasi di Lapangan Banteng (20/7). (Z-10)
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Kurang tidur, stres, merokok, dan konsumsi alkohol, bisa mendorong munculnya kulit kusam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved