Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MORA Group resmi mengakuisisi H-Boutique Hotel Jogjakarta, sebuah properti hotel dengan 90 kamar yang terletak di pusat kota Yogyakarta. Hotel ini kini berganti nama menjadi H – LAMORA Sagan Yogyakarta dan menjadi unit ke-8 dalam portofolio perusahaan.
Akuisisi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pada Rabu (12/6) di Yogyakarta. Penandatanganan dihadiri oleh Direktur Utama MORA Group, Andhy Irawan, serta Direktur Utama PT Trimega Makmur Sentosa, Ita Halim.
Andhy Irawan mengatakan bahwa kehadiran H – LAMORA Sagan memperkuat posisi MORA Group di Yogyakarta. Hotel ini dinilai strategis karena berada di kawasan dengan perpaduan unsur edukasi, budaya, dan urban.
“Hotel ini akan melayani berbagai segmen, mulai dari keluarga, pelaku bisnis, hingga wisatawan mancanegara,” ujar Andhy dalam sambutannya.
Sementara itu, Ita Halim menyatakan keyakinannya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, potensi pariwisata Yogyakarta sangat besar dan keselarasan visi dengan MORA Group diyakini akan menciptakan pertumbuhan dan nilai investasi jangka panjang.
Transformasi hotel ini dilakukan secara menyeluruh, mencakup sistem operasional, pelatihan SDM, hingga pembaruan konsep desain. H – LAMORA Sagan juga akan terintegrasi dalam ekosistem digital MORA Group, termasuk sistem reservasi dan program loyalitas MORA Club yang saat ini tengah dikembangkan.
Director of Operation and Revenue MORA Group, Hengky Tambayong, menyebut bahwa akuisisi ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat brand LAMORA sebagai pilihan utama di segmen akomodasi urban dan wisata modern.
MORA Group menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan secara berkelanjutan di kota-kota strategis di Indonesia serta mendukung pengelolaan properti lokal dengan pendekatan profesional.
Untuk informasi lebih lanjut, publik dapat mengakses laman resmi MORA Group di www.moragroup.id. (Z-10)
CEO Paramount David Ellison meluncurkan gugatan hukum dan upaya akuisisi paksa (hostile takeover) terhadap Warner Bros. Discovery demi menjegal kesepakatan dengan Netflix.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Netflix sedang melakukan refinancing utang jangka pendek dengan nilai mencapai US$ 59 miliar atau sekitar Rp 979 triliun demi mendukung kemungkinan akuisisi Warner Bros Discovery.
Tidak ada yang berubah hari ini. Kedua layanan streaming (Netflix dan HBO Max) akan terus beroperasi secara terpisah,"
Paramount mengajukan tawaran tunai langsung kepada pemegang saham Warner Bros. Discovery, menantang kesepakatan WBD dengan Netflix.
Robinhood Markets Inc, perusahaan layanan keuangan asal Amerika Serikat, resmi mengambil langkah strategis untuk memasuki pasar Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved