Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
KURANG tidur adalah kondisi ketika seseorang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup sesuai kebutuhan tubuh dan usia.
Tidur merupakan proses penting untuk pemulihan fisik dan mental, sehingga kurang tidur bisa berdampak serius pada kesehatan dan kinerja harian.
Kurang tidur membuat otak sulit memproses informasi, sehingga kamu lebih mudah kehilangan fokus saat belajar, bekerja, atau berkendara.
Tidur penting untuk konsolidasi memori. Tanpanya, kemampuan mengingat informasi atau pengalaman jadi terganggu.
Kurang tidur saat mengemudi atau menggunakan alat berat bisa setara dengan berkendara dalam kondisi mabuk reaksi melambat, dan pengambilan keputusan menurun.
Tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan optimal, sehingga energi cepat habis dan stamina menurun saat beraktivitas.
Kurang tidur menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi, sehingga kamu lebih rentan sakit.
Kurang tidur kronis dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung.
Kurang tidur memicu ketidakseimbangan hormon, membuatmu mudah marah, cemas, bahkan depresi.
Kurang tidur bisa mengganggu hormon leptin dan ghrelin yang mengatur rasa lapar, menyebabkan makan berlebihan dan berat badan naik.
Reaksi melambat, berpikir lamban, dan kesalahan kecil yang sering terjadi bisa menurunkan hasil kerja secara keseluruhan.
Atlet atau pekerja fisik akan merasakan penurunan kekuatan dan kecepatan jika kualitas tidurnya buruk.
Kurang tidur bisa menyebabkan mata lelah, merah, kering, hingga pandangan tidak fokus.
Kurangnya regenerasi sel saat tidur membuat kulit tampak kusam, muncul garis halus, dan kantung mata.
Kurang tidur jangka panjang meningkatkan risiko diabetes tipe 2, obesitas, bahkan kanker tertentu.
Tidur yang cukup adalah 7 sampai 9 jam. Agar cepat tidur di malam hari baiknya jangan menggunakan gadget dan pastikan ruang kamar terasa nyaman. (Z-4)
Kurang tidur menyebabkan kerusakan DNA, melemahnya kekebalan tubuh, meningkatnya peradangan, dan terganggunya ritme sirkadian, yang semuanya bekerja sama membantu sel kanker.
Tenaga medis dan layanan kesehatan menegaskan pentingnya mengenali penyebab kelelahan sejak awal. Dengan memahami faktor-faktor tersembunyi
Tidur yang kurang bisa bersifat akut atau kronis, dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, serta fungsi otak.
Jika kurang tidur, maka akan selalu mengantuk di siang hari, sulit fokus dan mudah lupa, mudah emosi atau moody, hingga merasa lelah terus-menerus.
Jika hal tersebut terjadi, terutama pada remaja maka dapat mengganggu kesehatan fisik, mental, dan kinerja sehari-hari.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved